Piru,CakraNEWS.ID- Akses jalan vital di Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah sebagian badan jalan ambruk di kawasan Kali Wee, lintasan Kawa–Murnateng.
Kondisi ini memicu kekhawatiran serius karena jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi dan ekonomi masyarakat Taniwel menuju ibu kota Kabupaten di Piru dan negeri maupun disekitarnya.
Anggota DPRD SBB, Asrul Sanip Kaisuku, mendesak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku untuk segera melakukan penanganan darurat sebelum kerusakan tersebut menimbulkan korban jiwa.
Di lokasi kejadian, badan jalan terlihat patah dan ambles hingga membentuk lubang besar yang menggerus hampir separuh lebar jalan. Aspal terbelah, menggantung, dan sebagian runtuh ke bawah akibat tanah penyangga yang terkikis.
Kendaraan hanya dapat melintas di satu sisi jalan dengan sangat hati-hati, sementara bagian yang ambruk menyisakan jurang terbuka di tepi badan jalan.
“Ini kondisi darurat. Jalan sudah ambruk dan nyaris putus total. Sangat berbahaya bagi masyarakat yang melintas setiap hari. BPJN Maluku harus segera turun tangan sebelum makan korban,”tegas Kaisuku,Minggu,(01/03/2026).
Kaisuku yang juga Ketua DPD PKS SBB itu menegaskan, DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap pelayanan publik, termasuk infrastruktur strategis yang menyangkut keselamatan warga.
Jalan Lintas Taniwel merupakan akses utama yang menghubungkan sejumlah desa serta menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat.
“Kalau jalan ini putus, aktivitas ekonomi warga bisa lumpuh dan beberapa wilayah berpotensi terisolasi. Ini bukan sekadar jalan rusak biasa, tetapi menyangkut kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga meminta BPJN Maluku tidak hanya melakukan penanganan sementara, melainkan perbaikan permanen dengan konstruksi yang kuat, termasuk perkuatan tebing dan sistem drainase yang memadai agar kerusakan tidak terus berulang saat musim hujan.
“Kami tidak ingin tambal sulam. Harus ada solusi permanen. Jangan tunggu ada kecelakaan atau korban jiwa baru bergerak,” katanya.
Untuk mempercepat penanganan, Kaisuku mengaku akan berkoordinasi dengan anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, agar perbaikan jalan tersebut mendapat pengawalan di tingkat pusat.
“Kami akan berkoordinasi dengan Ibu Saadiah Uluputty di Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, supaya persoalan ini bisa diprioritaskan dan dipercepat penanganannya,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan DPR RI penting mengingat ruas Jalan Lintas Taniwel merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui BPJN.
Selain itu, Kaisuku menyatakan akan membawa persoalan ini ke forum resmi DPRD serta mendorong pemerintah daerah untuk menyurati BPJN Maluku secara kelembagaan.
Ia menegaskan DPRD SBB akan terus mengawal hingga ada tindakan nyata di lapangan.
“Keselamatan masyarakat tidak bisa ditawar. Jalan ini harus segera diperbaiki,” pungkasnya.**CNI-02

