Boyolali,CakraNEWS.ID- Apresiasi dan ungkapan terimakasih atas partisipasi dan dukungan terhadap pelaksanan program pembinaan kemandirian, dilakukan Kepala Rumah Tahanan Kelas IIB Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, dengan memberikan premi kepada 33 narapidana.
Penyerahan premi berlangsung di Aula Rutan Boyolali dan disaksikan langsung oleh petugas dan keluarga para narapidana, Jumat (26/6/2026).
Premi tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Rutan Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, kepada 33 narapidana yang telah aktif mengikuti berbagai program pembinaan produktif di dalam rutan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubsi Pelayanan Tahanan, Kasubsi Pengelolaan, serta jajaran Kesatuan Pengamanan Rutan.
Premi yang diterima para narapidana berasal dari hasil berbagai kegiatan pembinaan kemandirian, meliputi budidaya pertanian, peternakan, perikanan, Balai Latihan Kerja (BLK), barbershop, wartelsus, serta kantin. Besaran premi yang diterima masing-masing narapidana berbeda, disesuaikan dengan hasil dan kontribusi dari kegiatan yang dijalankan.
Dalam sambutannya, Kepala Rutan Boyolali Ervans Bahrudhin Mulyanto menyampaikan bahwa pemberian premi merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras warga binaan sekaligus diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka dan keluarganya.
“Premi ini kami harapkan dapat sedikit meringankan. Mohon doa restunya agar pembinaan kemandirian di Rutan Boyolali semakin baik dan semakin maju. Berjalan dengan baik atau tidaknya pembinaan ada tiga elemen penting, yaitu petugas, warga binaan pemasyarakatan, dan masyarakat. Jika ketiga elemen ini aktif, komunikatif, guyub, dan kompak, saya yakin akan membawa kesuksesan dan kemajuan,” ujar Ervans.
Ia juga menjelaskan, premi diberikan secara tunai sehingga dapat langsung diserahkan kepada keluarga yang hadir. Selain itu, bagi narapidana yang menghendaki, premi juga dapat disimpan melalui rekening e-money atas nama warga binaan yang bersangkutan.
Program pemberian premi ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembinaan yang tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan kerja, tetapi juga memberikan penghargaan atas produktivitas mereka.
Diharapkan, melalui program tersebut, warga binaan semakin termotivasi untuk mengikuti pembinaan sehingga memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat.**CNI-01

