Ambon, CakraNEWS.ID – Atmosfer menjelang perhelatan Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Turnamen sepak bola paling bergengsi yang digelar empat tahun sekali itu akan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Meski kick-off turnamen masih menghitung hari, antusiasme para pecinta sepak bola terus meningkat. Dukungan terhadap negara-negara peserta mulai bermunculan dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, tokoh publik, hingga tokoh perempuan yang secara terbuka menyampaikan pilihan dan dukungan mereka terhadap tim favorit masing-masing.
Di Provinsi Maluku, salah satu tokoh yang turut meramaikan euforia Piala Dunia 2026 adalah Ketua Umum DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku, Hj. Rohani Vanath. Sosok yang selama ini dikenal sebagai pendukung Tim Nasional Belanda tersebut kini secara resmi menyatakan perubahan dukungannya kepada Tim Nasional Jerman.
Perubahan pilihan tersebut sebenarnya telah diungkapkan Rohani Vanath beberapa waktu lalu saat berbincang dengan tim media. Ketika ditanya mengenai tim favoritnya pada Sabtu (30/5/2026), ia mengaku mulai kehilangan keyakinan terhadap Belanda setelah beberapa hasil yang dianggap kurang memuaskan.
“Netherlands atau Belanda kalah terus, ibu mau pindah ke lain hati jua,” ujarnya sambil berseloroh.
Ia juga mengakui rasa kecewanya terhadap performa tim yang selama ini didukungnya.
“Tahun kemarin-kemarin itu kalah, jadi sudah kecewa,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, tim media sempat menawarkan beberapa kandidat juara lainnya seperti Portugal, Prancis, maupun Argentina. Namun Rohani Vanath justru menunjukkan keyakinannya kepada Tim Nasional Jerman.
“Kayaknya feeling ibu German,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut rupanya bukan sekadar candaan. Beberapa hari kemudian, Rohani Vanath menegaskan pilihannya melalui akun media sosial Facebook pribadinya yang bernama Any Vanath.
Dalam unggahan yang dipublikasikan pada Selasa (2/6/2026), ia menyampaikan pesan bernada humor terkait perubahan dukungannya dari Belanda ke Jerman.
Dalam unggahan tersebut, ia menuliskan bahwa dirinya dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf karena telah “berpindah ke lain hati”. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya merupakan penggemar Belanda, namun kini beralih mendukung Jerman.
“Dengan kerendahan hati yang dalam beta sampaikan permohonan maaf bahwa beta sudah berpindah ke lain hati. Yang tadinya adalah fans Nederland, sekarang beralih ke Jerman. Keputusan itu adalah pilihan,” tulis Rohani Vanath dalam unggahannya.
Unggahan itu juga disertai candaan yang menyebut dirinya kini berada di kubu yang berbeda dengan suaminya, yang masih setia mendukung Belanda.
“Dan akhirnya beta berlawanan dengan Bapak AV dan anak Sidiq karena dong dua masih cinta mati,” tulisnya disertai emoji bendera Belanda.
Tulisan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet dan sesama pecinta sepak bola yang turut menantikan berlangsungnya Piala Dunia 2026.
Fenomena perubahan dukungan tim favorit menjelang turnamen besar seperti Piala Dunia memang bukan hal baru.
Banyak penggemar sepak bola yang menentukan pilihan berdasarkan performa terkini tim, komposisi pemain, sejarah prestasi, hingga faktor emosional dan kedekatan pribadi terhadap negara tertentu.
Sejumlah Pengamat olahraga menilai bahwa dukungan dari para tokoh publik turut menjadi bagian dari semarak Piala Dunia karena mampu menciptakan suasana kebersamaan dan diskusi yang positif di tengah masyarakat. Perbedaan pilihan tim juga dinilai sebagai sesuatu yang wajar dalam dunia olahraga selama tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Menjelang dimulainya Piala Dunia 2026, masyarakat Maluku pun mulai menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai diskusi mengenai calon juara, pemain bintang, hingga prediksi pertandingan ramai diperbincangkan baik di ruang publik maupun media sosial.
Kini, dengan dukungan yang telah resmi beralih kepada Jerman, Hj. Rohani Vanath berharap tim pilihannya mampu tampil konsisten dan meraih hasil terbaik di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Apakah “feeling” Ketua Umum DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku itu akan menjadi kenyataan? Menarik untuk dinantikan saat pesta sepak bola dunia resmi bergulir dalam beberapa hari mendatang.***Redaksi-CNI.ID

