Site icon Cakra News

Di Bawah Pantauan Danrem 151/Binaiya, TNI-Polri dan Warga Gotong Royong di Patahuwe

Piru, CakraNEWS.ID— Semangat gotong royong lintas unsur terlihat di Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, Senin (14/9/2026). TNI-Polri bersama masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) turun langsung melakukan pembersihan di sekitar Rumah Pastori Jemaat Patahuwe.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIT tersebut melibatkan personel TNI, Polri, masyarakat setempat serta ASN Kantor Kecamatan Taniwel. Mereka bahu-membahu membersihkan lingkungan dan mengangkat material bangunan yang berserakan di lokasi.

Suasana gotong royong terlihat kuat. Personel TNI dengan perlengkapan lapangan bekerja berdampingan dengan warga, sementara jajaran Polri dan ASN turut mengambil bagian dalam proses pembersihan.

Di lokasi, sejumlah puing berupa pecahan beton, bata dan material bangunan lainnya masih terlihat memenuhi area. Material tersebut kemudian dibersihkan dan dipindahkan secara bersama-sama untuk menata kembali lingkungan sekitar.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan lintas unsur dalam menangani kondisi di lapangan. Kehadiran aparat bersama masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap tertib dan kondusif di wilayah Patahuwe.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dilaporkan kepada Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya, bersama jajaran pimpinan Korem dan Dandim 1513/SBB, sebagai bagian dari pemantauan perkembangan situasi dan aktivitas di wilayah Kabupaten SBB.

Gotong royong tidak sekadar menjadi aktivitas membersihkan puing. Di tengah kondisi lingkungan yang masih menyisakan material bangunan, aparat dan masyarakat menunjukkan kebersamaan dengan bekerja dalam satu barisan.

Keterlibatan TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan masyarakat sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi berbagai unsur dalam menjaga lingkungan serta memperkuat suasana aman di tengah masyarakat.

Dari Patahuwe, kerja bersama itu menjadi gambaran bahwa penanganan kondisi di lapangan tidak hanya membutuhkan kehadiran aparat, tetapi juga partisipasi masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan bersama untuk menata kembali lingkungan dan menjaga kehidupan sosial tetap berjalan secara tertib.***

Exit mobile version