BULA, CakraNEWS.ID – Dua pertandingan dalam ajang Minisoccer Festival Kampung Merdeka (FKM) 2026 yang berlangsung di Lapangan Hijau Ratu Ema, Desa Angar, Kecamatan Kian Darat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Rabu (26/8/2026), berakhir tanpa gol.
Laga pertama mempertemukan Alkasalui kontra KKT Sport. Sejak awal pertandingan, KKT Sport tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan berusaha membangun serangan dari sektor kiri. Sementara Alkasalui mengandalkan skema serangan balik cepat.
Memasuki menit ketiga, KKT Sport memperoleh dua peluang melalui tendangan sudut, namun belum mampu menghasilkan gol. Pada menit 3:24, serangan balik KKT Sport kembali mengancam pertahanan Alkasalui, tetapi peluang tersebut kandas di area penalti.
KKT Sport kembali mencoba membangun serangan melalui lemparan ke dalam pada menit 4:10. Namun, upaya tersebut juga belum membuahkan hasil.
Alkasalui kemudian beberapa kali melancarkan serangan balik cepat yang membuat lini pertahanan KKT Sport harus bekerja keras. Hingga memasuki menit ke-10, kedua tim terus bermain agresif, tetapi skor masih 0-0.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim melakukan sejumlah perubahan taktik dan saling melancarkan serangan dari berbagai sisi lapangan.
Pada menit ke-18, Alkasalui memperoleh peluang bagus, tetapi penyelesaian akhirnya belum tepat sasaran. KKT Sport langsung merespons melalui serangan balik, namun belum mampu mengubah kedudukan.
KKT Sport kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-22. Beberapa kali percobaan dilakukan, termasuk tiga kali tembakan, tetapi semuanya belum berhasil menjebol gawang Alkasalui.
Alkasalui juga mencoba peruntungan melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-26. Namun, tembakan tersebut belum menghasilkan gol.
Kokohnya pertahanan KKT Sport membuat sejumlah serangan Alkasalui kembali menemui jalan buntu. Hingga pertandingan berakhir, tidak satu pun peluang berhasil dikonversi menjadi gol. Alkasalui 0-0 KKT Sport.
WSM Sport dan Tatakora FC Juga Berbagi Angka
Pada pertandingan berikutnya, WSM Sport menghadapi Tatakora FC. WSM Sport langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal dan lebih banyak menguasai bola.
WSM memperoleh peluang melalui tendangan sudut pada awal pertandingan, tetapi belum menghasilkan gol. Tatakora FC kemudian mengambil alih bola dan mencoba membangun serangan.
Pada menit ketiga, Tatakora FC mendapatkan kesempatan melalui tendangan bola mati, tetapi eksekusinya belum membuahkan hasil. WSM Sport merespons melalui serangan balik yang juga belum menghasilkan gol.
Memasuki menit keempat, WSM Sport kembali mendapatkan peluang melalui tembakan, tetapi arahnya belum tepat sasaran. Beberapa saat kemudian, WSM kembali mengirimkan umpan silang keras ke area pertahanan Tatakora FC, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
Pertandingan semakin sengit memasuki menit kesembilan. Kedua tim terlibat jual beli serangan dari lini tengah hingga area pertahanan masing-masing.
WSM Sport sempat memberikan tekanan kuat ke kotak penalti Tatakora FC pada menit ke-11, tetapi pertahanan Tatakora mampu meredam serangan tersebut. Hingga menit ke-13, WSM masih memiliki peluang, namun skor tetap 0-0 sampai babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun dibandingkan babak pertama. Meski demikian, WSM Sport tetap berusaha mempertahankan tekanan.
Menit ke-18, WSM Sport mendapatkan peluang emas, tetapi penyelesaian akhir belum tepat sasaran. WSM terus melakukan tekanan, sementara Tatakora FC mencoba memainkan bola-bola pendek untuk keluar dari tekanan.
Pada menit ke-23, WSM Sport kembali memperoleh peluang melalui tendangan sudut. Namun, kesempatan tersebut belum mampu menghasilkan gol bagi tim yang berada di bawah asuhan Samad Kelsaba.
Serangan cepat kembali dibangun WSM Sport pada menit ke-25. Akan tetapi, kokohnya lini pertahanan Tatakora FC membuat peluang tersebut kembali gagal berbuah gol.
Situasi semakin sulit bagi Tatakora FC setelah salah seorang pemainnya mendapat kartu merah pada menit ke-26. Tatakora harus melanjutkan pertandingan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.
Pada menit ke-29, terjadi pelanggaran yang berujung pada tendangan penalti untuk WSM Sport pada masa tambahan waktu. Namun, kesempatan emas tersebut belum mampu dimanfaatkan menjadi gol. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap WSM Sport 0-0 Tatakora FC.
Dengan hasil tersebut, kedua pertandingan pada hari itu sama-sama berakhir tanpa gol. Meski demikian, jalannya pertandingan tetap berlangsung sengit dengan jual beli serangan dan sejumlah peluang yang belum berhasil dikonversi menjadi gol.***CNI-01

