Tanimbar, CakraNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Maluku memastikan persiapan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Lapangan Abadi Blok Masela telah mencapai sekitar 90 persen. Sehari menjelang pelaksanaan, seluruh pekerjaan fisik maupun teknis disebut memasuki tahap akhir penyelesaian.
Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, usai meninjau langsung lokasi groundbreaking di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (15/7), bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku.
“Secara fisik, progres pembangunan infrastruktur pendukung dan seluruh kebutuhan seremoni telah mencapai 90 persen. Masih tersedia waktu sekitar 24 jam untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan minor sehingga pada saat pelaksanaan nanti seluruh persiapan dapat rampung 100 persen,” ujar Hendrik.
Menurutnya, panitia optimistis seluruh fasilitas pendukung, infrastruktur, dan aspek teknis dapat diselesaikan sesuai jadwal. Hal itu didukung koordinasi yang solid antara penyelenggara, kontraktor, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kegiatan.
Hendrik menegaskan, groundbreaking Lapangan Abadi Blok Masela merupakan momentum penting bagi percepatan pelaksanaan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor energi yang diharapkan mampu mendorong investasi, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Maluku.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Momentum ini menjadi langkah penting bagi masa depan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kawasan,” katanya.
Gubernur juga berharap Presiden Republik Indonesia dapat menghadiri langsung acara peletakan batu pertama tersebut.
“Kehadiran Bapak Presiden sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat Maluku, khususnya masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ujarnya.
Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, memastikan seluruh aspek pengamanan dan dukungan infrastruktur telah dipersiapkan secara maksimal melalui koordinasi terpadu antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
“Kami siap menyambut kehadiran Bapak Presiden RI. Seluruh personel bekerja maksimal dengan sistem yang terintegrasi, didukung penuh oleh Forkopimda, sehingga pengamanan dapat berjalan optimal,” katanya.
Untuk mendukung mobilitas Presiden menuju lokasi acara, TNI menyiapkan dua alternatif rute perjalanan.
Opsi pertama melalui jalur darat dari bandara menuju lokasi groundbreaking dengan jarak sekitar 27 kilometer, sedangkan opsi kedua menggunakan helikopter melalui helipad yang telah disiapkan di kawasan proyek.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Maluku bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan pelaksanaan groundbreaking Lapangan Abadi Blok Masela berjalan lancar.
Proyek ini diharapkan menjadi tonggak penting percepatan investasi nasional di sektor energi sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Maluku.**

