Piru, CakraNEWS.ID– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, menghadiri kegiatan Mae Ku Pasapuru (Mari Mengaji) Jilid 6 yang diselenggarakan oleh pemuda dan masyarakat Negeri Hualoy, Kabupaten Seram Bagian Barat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta penyerahan bantuan mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Maluku menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemuda dan masyarakat Negeri Hualoy yang menggagas kegiatan keagamaan tersebut sebagai upaya memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Ia menilai kegiatan Mae Ku Pasapuru menjadi langkah penting dalam membumikan Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
“Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yamin.
Menurutnya, kegiatan mengaji bersama seperti ini juga berkontribusi dalam membentuk generasi Qur’ani yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Selain itu, ia menekankan pentingnya nilai moderasi beragama yang juga diajarkan dalam Al-Qur’an, yakni sikap saling menghargai perbedaan, memperkuat kebersamaan, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
“Al-Qur’an mengajarkan kita tentang kedamaian, kebersamaan, dan bagaimana merawat harmoni dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Seram Bagian Barat, Anggota DPR RI Saadiah Uluputty, Raja Negeri Latu, Raja Negeri Tomalehu, serta Raja Negeri Hualoy, bersama tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Acara berlangsung penuh kebersamaan melalui rangkaian kegiatan mengaji bersama, santunan anak yatim, serta penyerahan mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat.***

