Site icon Cakra News

Ketua GPI Maluku Akui Komitmen Polda Buka Akses Vaksin Kepada Masyarakat

Ambon, CakraNEWS.ID– GERAKAN Pemuda Islam (GPI) provinsi Maluku melalui Nadjar Abdullah Lohy mengapresiasi serta menyampaikan terimaksih pihaknya kepada jajaran Polda Maluku atas kerjasama Vaksinasi Massal yang telah digelar, Senin (30/08) pagi.

Sebagaimana diketahui, Polda Maluku kembali membuka gerai vaksin presisi yang melibatkan Institute Agama Islam Negeri Ambon (IAIN) dan Gerakan Pemuda Islam (GPI) Maluku selaku tuan rumah.

Dikatakan, Vaksinasi Presisi oleh Polda Maluku yang digelar di kampus IAIN Ambon merupakan kebutuhan atas kondisional yang ada.

Selain kepada Polda Maluku, terimakasih pula diberikan kepada rektor dan seluruh civitas akademika IAIN Ambon.

Lohy secara terpisah mengakui komitmen Polda Maluku dalam melakukan pelayanan dengan menyiapkan skema vaksinasi COVID-19 secara gratis melalui gerai-gerai vaksin.

“Tentu yang diharapkan mampu mendorong masyarakat Maluku termasuk mahasiswa untuk divaksinasi agar kekebalan kelompok (community protection) dapat tercapai,” paparnya.

Dijelaskan, jika kondisi tersebut terwujud, tentunya masyarakat dapat lebih aman dan terlindungi karena vaksin akan membantu pembentukan imun tubuh dalam melawan penyakit, khususnya virus corona secara lebih cepat dan ampuh.

GPI Maluku pun menyangkan informasi sesat yang masih berseliweran di media media sosial. Informasi sesat terkait vaksin itu menjadi tanggung jawab bersama.

“Kita semua punya tanggunh jawab terutama civil societ yang adalah mahasiswa itu sendiri. Katong luruskan. Bahwa Vaksinasi ini merupakan program pempus dan daerah termasuk Polri dan Polda Maluku,” jelasnya.

Tegas dikatakan, tujuan Gerai Vaksin melalui program Vaksinasi Presisi on Cmalus untuk mendorong tercapainya kekebalan kelompok (community protection), menurunkan kesakitan dan kematian akibat COVID-19.

“Jadi kajian yang kita dapatkan itu begini; Prgres Polda ini untuk melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, hingga menjaga produktivitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi,” akuinya

Tujuan penting ini didasari dari tiga manfaat utama vaksin COVID-19, yakni proteksi spesifik individu yang divaksinasi, membentuk kekebalan kelompok (terutama jika jumlah orang yang divaksinasi dalam masyarakat berada dalam jumlah cukup 95%), dan proteksi lintas kelompok (cross protection) dengan memberikan vaksin pada kelompok usia tertentu sebagai upaya membatasi penularan pada kelompok lainnya.

Kepada CakraNews.id, ketua GPI Maluku itu menyatakan sikap dukungan kepada Polda Maluku.

“Semoga yang dilakukan Polda Maluku dapat di contohi pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi. Mengingat soal vaksin ini, Polda sangat luar biasa di Maluku,” tutupnya.***CNI-03

Exit mobile version