Site icon Cakra News

Korek Api, Penyebab Terbakarnya Rumah Ketua Bawaslu SBT

Maluku,CakraNEWS.ID– Kebakaran yang menghanguskan rumah milik Rosnah Sehwaky (37 tahun) Ketua Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU), Kabupaten Seram Bagian Timur, diduga lantaran percikan api dari korek api yang dipegang oleh salah satu anak  korban, hingga membakar tempat duduk sofa yang ada didalam rumahnya hingga membuat nyala api membesar dan membakar habis rumanya korban, pada Sabtu (16/2/2019) kemarin.

Kobaran api yang membakar Sofa yang ada diruangan tamu, didalam rumah milik korban (Rosna Sehwaky-red) membesar dan akhirnya merambat hingga membakar habis rumah korban yang terbuat dari papan dan tripleks, yang beralamat di Jln Mufakat Desa Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten SBT

Kasat Reskrim Polres SBT, Iptu Labeli kepada Wartawan, Minggu (17/2/2019) mengatakan menurut pengakuan Aldiansah Sehwaky (18 tahun) sepupu korban kepada anggota Satreskrim Polres SBT, menerangkan sebelum kejadian saksi ( Aldiansah-red), sementara bermain dengan ponakannya Aslan Rumbalifar (Anak Rosna Sehwaky) diatas tepat duduk sofa yang berada diruangan tamu rumah korban.

Baca Juga: Polres SBT Selidik Penyebab Kebaran Rumah Ketua Bawaslu  di Bula-SBT

“Setelah itu saksi pergi ke kamar mandi untuk cuci muka dan berganti pakaian sekolah dikamar. Kemudian setelah berada didalam kamar ponakannya datang didalam kamar dan mengatakan “Om Anti Tabakar” setelah itu saksi menuju ruang tamu dan sofa sudah terbakar kemudian saksi membangunkan Suami korban Karim Rumbalifar yang saat itu tengah tertidur didalam kamar rumahnya,”ungkap  Labeli.

Ia mengatakan, saat terjadi peristiwa kebakaran tersebut, Rosna Sehwaky saat itu tidak berada didalam rumah, sedang mengikuti kegiatan coffe bareng Bawaslu SBT bersama para peserta deklarasi Pemilu damai di rumah makan Hunimua SBT.

“Pada saat kejadian kebakaran tersebut, listrik di Desa Bula sedang padam. Saat terjadi kebakaran, terdapat 3 orang yang berada didalam rumah saat kejadian. Pada saat kejadian Karim Rumbalifar suami Rosna Sehwaky sedang tertidur didalam rumah sedangkan Rosna Sehwaky tidak berada ditempat. Dari keterangan saksi Aldiansah Sehwaky yang berada didalam rumah menerangkan, pada saat kejadian anak korban yang bernama Aslan Rumbalifar  terlihat sedang memegang korek api,” Ucapnya.

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya korban material berupa rumah korban yang terbuat dari tripleks dan kayu hangus dilalap api,dengan kerugian sekitar Rp 168.635.000. (CNI-01)

Berikut Video

 

Exit mobile version