Site icon Cakra News

Lokakarya Mini di PKM Air Kasar Progres Perangi Stunting

Upaya Penurunan Stunting, Puskesmas Air Kasar Bersama Kadis Kesehatan SBT Gelar Lintas Sektor

Tutuk Tolu, CakraNEWS.ID– Dalam rangka mewujudkan keberhasilan pembangunan kesehatan di wilayah Kecamatan, maka dibutuhkan dukungan lintas sektor terkait.

Dalam rangka menggalang dukungan lintas sektor dalam meningkatkan capaian program kegiatan yang ada di wilayah Kecamatan Tutuk Tolu, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sehingga Puskesmas Perawatan Air Kasar kembali menggelar mini loka karya lintas sektor (Linsek) pada Selasa, (31/10/2023).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBT Samun Rumakabis saat membuka kegiatan Linsek tersebut menyampaikan, kegiatan yang digelar merupakan rutinitas dari setiap puskesmas yang berada pada setiap wilayah kerja masing-masing.

“Kegiatan ini selalu kita bertemu dan juga merupakan rutinitas yang di lakukan sebanyak tiga kali bahkan empat kali dalam satu tahun dan yang hadir adalah pemangku kepentingan dengan warga masyarakat,” kata Rumakabis.

Selain masyarakat, sambung Rumakabis, juga sasaran linsek di libatkan pihak sekolah dalam memberikan pelayanan kesehatan mulai dari kandungan sampai pada saat lansia.

“Jadi kita terus bertemu untuk berdiskusi demi pencapaian puskesmas Air Kasar saran kami memberikan agar bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap Rumakabis.

Dijelaskanya, Linsek ini adalah wajib di laksanakan untuk mengevaluasi masing-masing puskesmas dan merupakan suatu ajang untuk solusi konkret dalam merubah wajah kesehatan kita di daerah ini.

“Menjaga kesehatan mulai dari kandungan sampai dengan kelahiran dengan selalu menjaga keseimbangan makanan gizi adalah sebuah ikhtiar baik bagi seluruh lapisan untuk itu harus ada keterlibatan semua pihak,” tegas Rumakabis.

Lanjutnya, “Kalau ada gizi buruk dan gizi kurang itulah wajah kita dan segera di selesaikan di puskesmas seperti Puskesmas Airkasar dimana masih terdapat lokus stunting dan secepatnya diselesaikan,” terang Rumakabis.

Ditambahkannya, perlunya di pantau anak-anak sekolah yang saat ini melalui masa keemasan agar selalu difokuskan untuk tetap sehat dalam menentukan masa depannya yang gemilang.

“Saya berharap juga kita punya ibu hamil jangan lagi minta tolong di rumah karena wajib di tolong oleh tenaga kesehatan di puskesmas terdekat. Karena Kabupaten SBT adalah lokus kematian ibu dan anak paling tersebar di Provinsi Maluku ini merupakan suatu hal yang mengerikan dan menjadi tugas besar yang juga diselesaikan,” pungkas Rumakabis.

Ia juga menghimbau untuk semua desa yang ada di wilayah Puskesmas Air Kasar untuk selalu saling melakukan koordinasi dalam upaya memberikan pelayanan terbaik juga kepada semua Posyandu yang menjadi milik desa.

“Semua catatan ini untuk rencana pembangunan daerah kita, maka kita berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga masyarakat,” harap Rumakabis.

Selain itu pemaparan pencapaian yang secara langsung disampaikan oleh Kepala Puskesmas Air Kasar Mashud Kelibia dalam setiap program saat ini dilakukan oleh puskesmas Air Kasar pada wikayah kerjanya.

Kepala Puskesmas Air Kasar Mashud Kelibia menyampaikan, bahwa kegiatan ini berrtujuan untuk memaparkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dan menyampaikan hasil pendataan.

“Serta berbagai tugas dalam pelaksanaan pencegahan stunting pada desa lokus di wilayah kerja. Serta edukasi tentang berbagai penyakit untuk menghindari dari masyarakat kita agar tetap sehat dalam melaksanakan berbagai aktivitas,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan itu Plt. Kepala Dinas Kesehatan SBT Samun Rumakabis, Kepala Puskesmas Air Kasar Mashud Kelibia, Kapolsek Tutuk Tolu Syarif Sampulawa, Perwakilan Camat Tutuk Tolu, Kepala KUA Tutuk Tolu, Joni Weulartafella, Raja Negeri dan Kepala Desa se-Kecamatan Tutuk Tolu, Perwakilan Tenaga Pendidikan, Kader Posyandu serta Staf Puskesmas Air Kasar.*** CNI-06

Exit mobile version