Ambon, CakraNEWS.ID— Ketua Umum BPD HIPMI Maluku, M. Reza Mony, SE, secara resmi melantik sekaligus membuka Rapat Kerja Badan Koordinasi Daerah (Bakorda) HIPMI Perguruan Tinggi Maluku dengan mengusung semangat “Matahari Timur, Mata Hati Indonesia”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Christian Center Kota Ambon, Sabtu (17/01/2026), dan dihadiri pengurus HIPMI, perwakilan perguruan tinggi, serta mahasiswa dari berbagai kampus di Provinsi Maluku.
Pelantikan dan rapat kerja ini turut dihadiri Gubernur Maluku yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Ir. Sadli Ie, Pemerintah Kota Ambon yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Rustam Simanjuntak, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Maluku dan Kota Ambon, anggota DPRD provinsi dan kota, pimpinan BUMN dan BUMD, Ketua Depidar SOKSI Provinsi Maluku Rohalim Boy Sangadji yang diwakili Sekretaris Depidar SOKSI Hendrik Wattimena serta Ketua SOKSI Kota Ambon Dessy Kalauw, jajaran fungsionaris BPD HIPMI Maluku, pengurus BPC HIPMI kabupaten/kota se-Maluku, Ketua Umum BAKORPUS HIPMI Perguruan Tinggi M. Ammar Dhafin beserta jajaran, serta para ketua dan pengurus HIPMI Perguruan Tinggi se-Provinsi Maluku.
Dalam sambutannya, Reza Mony menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus HIPMI Perguruan Tinggi yang telah berkomitmen menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa pembentukan Bakorda HIPMI Perguruan Tinggi Maluku merupakan langkah strategis untuk mengembangkan potensi generasi muda sejak dini, khususnya di lingkungan kampus.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi titik awal pembentukan mental dan karakter wirausaha muda Maluku agar memiliki bekal kuat sebelum terjun ke dunia nyata,” tegas Mony.
Mony menekankan bahwa tantangan ekonomi saat ini menuntut generasi muda untuk lebih mandiri dan tidak hanya bergantung pada program pemerintah, baik daerah maupun pusat.
“Dunia bisnis, harus menjadi pilihan strategis dalam menciptakan sumber-sumber ekonomi baru yang berkelanjutan,” papar Mony.
Ia juga menyoroti bahwa Maluku memiliki potensi ekonomi yang tidak hanya berskala lokal, tetapi juga internasional, sehingga membutuhkan kesiapan, daya saing, dan keberanian anak muda untuk mengambil peran.
Lebih lanjut, Mony menegaskan pentingnya integrasi pengetahuan, perdagangan, dan investasi dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Oleh karena itu, kehadiran HIPMI Perguruan Tinggi di setiap universitas diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran sekaligus inkubator bisnis bagi mahasiswa.
Ia berharap kepengurusan Bakorda HIPMI Perguruan Tinggi Maluku yang baru mampu menjaga soliditas organisasi, berkoordinasi dengan baik, serta terus mendorong lahirnya wirausaha muda yang tangguh dan berdaya saing.
Sebagai Ketua BPD HIPMI Maluku dan juga anggota DPRD Provinsi Maluku, Reza Mony menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mensuport seluruh potensi yang dimiliki Bakorda HIPMI Perguruan Tinggi Maluku, termasuk melalui agenda-agenda pembinaan dan pendampingan di setiap universitas guna merangsang jiwa kewirausahaan di lingkungan kampus.
Sementara Ketua Bakorda HIPMI Perguruan Tinggi Provinsi Maluku yang baru dilantik, Fajar Bisra Sangadji, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan tersebut sebagai bagian dari agenda konsolidasi organisasi.
Ia menegaskan bahwa Bakorda HIPMI Perguruan Tinggi merupakan laboratorium kaderisasi pengusaha yang paling hulu di bawah naungan BPD HIPMI Maluku.
“Organisasi ini menjadi kawah candradimuka bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, peneliti, atau dosen, tetapi juga menjadi pengusaha,” ungkapnya dalam sambutan.
Sangadji memaparkan visi kepemimpinannya, yakni transformasi mahasiswa Maluku dari job seeker menjadi job creator.
Dirinya meyakini bahwa melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak kampus, dan BPD HIPMI Maluku, angka pengangguran terdidik di Maluku dapat ditekan secara signifikan melalui lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang tangguh, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Fajar berharap kinerja HIPMI Perguruan Tinggi Maluku ke depan semakin baik, usaha-usaha mahasiswa semakin berkembang, serta berbagai UMKM yang telah tumbuh di lingkungan HIPMI Perguruan Tinggi dapat naik kelas melalui inovasi dan pendampingan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Umum Badan Koordinasi Pusat HIPMI Perguruan Tinggi, Muhammad Ammar Dhafin, menyampaikan bahwa dari tingkat pusat telah dipersiapkan berbagai kewajiban dan program kaderisasi yang ditujukan untuk mendukung perkembangan kader HIPMI Perguruan Tinggi di daerah.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa Maluku memiliki sumber daya manusia muda yang berprinsip kuat, sebuah karakter yang sangat dibutuhkan dalam membangun jiwa kewirausahaan.
Dhafin juga optimistis perekonomian Maluku akan maju seiring kesiapan generasi mudanya untuk terjun menjadi pengusaha muda.
Rangkaian kegiatan pelantikan dan rapat kerja ini berlangsung dalam suasana penuh optimisme dan semangat kebersamaan.
Seluruh pihak yang hadir sepakat bahwa HIPMI Perguruan Tinggi Maluku diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya wirausaha-wirausaha muda yang mampu mengelola potensi ekonomi daerah secara kreatif dan inovatif, sekaligus memperkuat peran Maluku sebagai salah satu pusat pertumbuhan kewirausahaan di kawasan timur Indonesia.***

