Site icon Cakra News

Pastory Jemaat Niwelehu Nikulukan Siap Diresmikan

Piru, CakraNEWS.ID– PASTORY jemaat Nikulukan-Niwelehu kecamatan Taniwel kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) siap diresmikan. Peresmian dijadwalkan jatuh tanggal 20 September 2020 langsung oleh Bupati kabupaten SBB.

Hal ini disampaikan Pendeta Atie Pooroe kepada wartawan di Niwelehu, Kamis (18/09).

Pooroe menyatakan, peresemian rumah pendeta itu merupakan kebahagiaan tersendiri kepada pihaknya masyarakat Nikulkan dan Niwelehu. Pasalnya proses yang ditempuh selama ini tidak semudah membalik telapak tangan.

“Tentu ini sebuah kebahagiaan setelah empat tahun lebih kami memulai pembangunan rumah ini,” akuinya.

Dijelaskan, peletakan batu pertama pembangunan Pastory pada tahun 2015 silam. Anggaran yang diperoleh bersumber dari swadaya masyarakat dan bantuan dari donatur.

Ditanyai perihal keterlibatan pemerintah kabupaten SBB dalam membantu proses pengerjaan itu, Pooroe mengakui pernah dibantu pada tahun 2016 melalui dana hibah senilai 10 juta rupiah.

“Hampir Satu tahun setelah peletakan batu pertama 2015, proposal panitia diterima Pemkab SBB. Kami dibantu 10 Juta Rupiah. Itu tahun 2016,” akuinya.

Dikatakan, sumber dana yang lain merupakan swadaya dari masyarakat kedua negeri. Warga masyarakat secara sukarela menyumbangkan rezekinya selama proses pengerjaan.

Tokoh masyarakat dan pejabat asal kecamatan Taniwel masa itupun turut berpartisipasi.

“Seperti pak Julius M Rutasow melalui aspirasi, bantuan dari kedua desa. Bantuan jemaat Toisapu yang diantar langsung pemudanya. Ada juga dari saudara kita dari desa Ninilehu.Dan sejumlah anak anak negeri dari jemaat ini yang sudah kerja diwajibkan membantu pembangunan. Hasilnya seperti ini dan siap diresmikan,” terang Pooroe.

Dikonfirmasi perihal bantuan melalui tangan Turaya Samal dan Hambra mantan Deputi BUMN RI, Pooroe mengakui benar adanya.

Kita terima bantuan 35 juta.Saat itu bapak wakil kami yang melakukan serah terima di dusun Katapang desa Lokki,” akui Pooroe saat dikonfirmasi.

Menyangkut jumlah bantuan, Pooroe secara terang-terangan menyampaikan nominal yang disumbangkan 35 Juta Rupiah.

Menurut penafsiran pendeta dan jemaat, total keseluruhan anggaran sampai bangunan siap diresmikan sebesar 200 juta rupiah.

Pooroe mengaku sering melaporkan perkembangan anggaran secara berkala terhadap jemaat. Sehigga proses pembangunan tidak ada kendala lain selain kendala keterbatasan anggara.

“Kami bangun berdasar swadaya masyarakat. Hanya bapak tukang saja yang diberi upah kerja,” akuinya.

Untuk diketahui, Rumah Pastory memilik lima kamar tidur lengkap dengan toiletnya masing-masing. Punya satu ruang tamu, ruang keluarga dan dapur. Pastory tersebut juga dilengkapi taman mini untuk memperindah bangunan tersebut.

Rencananya, peresmian Pastory itu akan digelar tanggal 20 September mendatang dan diresmikan oleh Bupati SBB Moh Yasin Payapo dan Kapolda Maluku.

“Kami mengundang semua donatur kita. Bersama merasakan suka cita kami disini.”

“Kami atas nama jemaat Nikulukan Niwelehu menyampaikan ribuan terimakasih kepada bapak Ibu Donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunan rumah Pastory ini,”pungkasnya.*** RUL

 

 

 

Exit mobile version