Site icon Cakra News

Penguatan Pangan Warga, Kodim Masohi Garap Lahan Tidur di Dusun Simolou

Masohi, CakraNEWS.ID– Dibawah Komando Letkol Czi M Yusuf Aska, selaku Dandim 1502 Masohi, lahan tidur seluas 200 Haektar disulap menjadi ketahanan pangan.

Bersama masyarakat Dusun Simalou Negeri Sepa Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah, Dandim melakukan penanaman pangan lokal.

Kegiatan penanam perdan ini dalam rangka untuk ketahanan pangan masyarakat yang dipusatkan di
Desa Simalou Negeri Sepa kecamatan Amahai Kab Maluku Tengah.

Dandim 1502 Masohi menjelaskan, sesuai perintah Kasad, dalam rangka membantu ekomomi masyarakat maka di harapkan setiap Kodim membuka lahan 200 ha kerjasama masyarakat uttuk meningkatkan ketahanan Pangan (Hanpangan).

Dikatakan, sesuai data BPS bulan januari Kabupaten Maluku tengah tertinggi inflasi 6.46% dengan indek harga konsumen 106.15%.

“Bahwa keadaan ini harus kita ambil langkah untuk memperbaiki ekonomi
Sehingga masyarakat. Saya pilih suku Naoulu yang merupakan masyarakat asli maluku berada di pegunungan untuk bersama-sama membuka lahan ketahanan pangan di kebun mereka masing – masing dengan harapan mereka tidak trdampak akan inflasi,” tandas Dandim, Jumat (23/2/2024).

Menurut Dandim, kodim bersama masyarakat menjaga ketahanan pangan karena itu setiap lahan tidur dijadikan lahan produktif untuk membantu masyarakat.

“Hari ini kita berada di Dusun Simalou Negeri Sepa, Maluku tengah dalam rangka menjalankan program membuka lahan-lahan tidur dijadikan hal yang produktif sesuai perintah Danrem 151 Binaiya, setiap kodim membuka lahan 200 Ha. Dan hari ini kodim 1502 Masohi, saya Dandim bersama masyarakat bersama TNI kita melakukan penanaman jagung, pisang, kelapa dan tanaman-tanaman keras lainnya yang semuanya menjadi pilot project,” ungkap Dandim .

Dandim mengakui lahan tidur di daerah Malteng masih subur dan belum dikelola sehingga dalam mengatasi dan menjag ketahanan pangan inilah maka lahan tidur tersebut harus dimanfaatkan dengan dilakukan penanaman pangan lokal.

“Kita lihat lahan ratusan hektar di daerah ini sangat subur, belum dikelola dan kita berharap dengan adanya ketahanan pangan dilakukan oleh kodim ini, masyarakat akan berbondong-bondong membuka lahannya dan anak-anak negeri ini adalah harapan kita ke depan mereka bersama dengan orang tuanya itu melihat secara langsung bagaimana kehidupan ekonomi mereka saat ini,” kata Dandim.*** CNI-04

Exit mobile version