Site icon Cakra News

Sahabat RT Desak Polisi Bertindak Tegas terhadap Penyebar Ujaran Penghinaan kepada Bupati SBB

Ambon, CakraNEWS.ID– Kelompok Sahabat Rais Tuhuteru (RT) mendesak aparat kepolisian di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) untuk segera bertindak tegas dengan mengidentifikasi dan menindak akun-akun Facebook yang diduga menyebarkan ujaran penghinaan, fitnah, dan konten provokatif terhadap Bupati SBB.

Sahabat RT menilai maraknya unggahan bernada kasar dan tidak beretika di media sosial telah melampaui batas kebebasan berpendapat serta berpotensi memecah belah masyarakat.

Mereka menegaskan bahwa media sosial tidak boleh dijadikan sarana untuk menyerang kehormatan seseorang maupun menyebarkan kebencian.

“Kami meminta aparat kepolisian tidak tinggal diam. Akun-akun yang menyebarkan penghinaan dan ujaran provokatif harus segera ditelusuri dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kebebasan berpendapat tidak boleh dijadikan tameng untuk menyebarkan fitnah dan kebencian,” tegas perwakilan Sahabat RT, Rabu (22/4/2026).

Menurut Sahabat RT, kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun kritik harus disampaikan secara beradab, berbasis fakta, dan tidak mengandung unsur penghinaan maupun pencemaran nama baik.

Mereka juga mengingatkan bahwa penyebaran ujaran kebencian di ruang digital dapat memicu konflik sosial dan mengganggu stabilitas keamanan masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Karena itu, Sahabat RT meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli siber dan pengawasan terhadap aktivitas media sosial yang terindikasi menyebarkan konten bermuatan penghinaan serta provokasi.

“Jangan sampai ruang digital dipenuhi ujaran liar yang merusak persatuan masyarakat. Penegakan hukum harus dilakukan agar ada efek jera bagi para pelaku,” lanjutnya.

Jika terbukti melanggar hukum, para pemilik akun tersebut dapat dijerat dengan ketentuan pidana, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Sahabat RT berharap langkah tegas aparat penegak hukum menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial serta tetap menjaga suasana kondusif demi mendukung pembangunan dan stabilitas daerah di Seram Bagian Barat.***

Exit mobile version