Site icon Cakra News

Sapa Pelajar Di SMP Dan SMA Alhilaal Ambon, Tim JMS Kejati Maluku Beri Penyuluhan Pencegahan Bullying Dan Penyalahgunaan Medsos

Maluku,CakraNEWS.ID- Program jaksa masuk sekolah (JMS), digalahkan oleh Kejaksaan Tinggi Maluku, dengan menyambangi para siswa dan siswi yang ada di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Alhilaal Ambon.

Kehadiran tim JMS Kejati Maluku, yang di koordinir, Kasi Penkum dan Humas Ardy, S.H,M.H, di dampingi dua jaksa, Michel Gasperz, S.H.,M.H dan Mourits Palijama, S.H,M.H, selaku nara sumber, di SMP dan SMA Alhilaal Ambon, pada Selasa (27/1/2026), adalah untuk melakukan penyuluhan hukum terkait pencegahaan Bullying dan penyalahgunaan media sosial

Kehadiran tim JMS Penkum Kejati Maluku, di SMP Alhilaal Ambon yang berlokasi di jalan, Anthoni Rhebook, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, di sambut oleh Kepala Sekolah SMP Alhilaal Ambon, Dra. Suhatini, M.M.,Pd, bersama para siswa dan siswi.

Selaku Kepsek SMP Alhilaal Ambon, Dra. Suhatini, dalam sambutannya, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada jajaran tim penyuluhan dan penerangan hukum Kejaksaan Tinggi Maluku, yang telah memilih SMP Alhilaal Ambon untuk pelaksanaan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah yang sedang dilaksanakan pada saat ini.

“Mewakili pihak Sekolah, kami sangat berterima kasih atas pelaksanaan Jaksa Masuk Sekolah dengan harapan, kiranya bekal pengetahuan tentang hukum yang akan disampaikan nanti, dapat bermanfaat dan berkolaborasi dengan Program kami khususnya dalam pencegahan Bullying dilingkungan Sekolah,” ucap Suhatini

Di kesempatan yang sama, mewakili pimpinan Kejaksaan Tinggi Maluku, Kasi Penkum dan Humas,Kejati Maluku, Ardy, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan segenap Dewan Guru serta para siswa dan siswi, karena telah memberikan kesempatan kepada Kejaksaan Tinggi Maluku untuk melaksanakan kegiatan Program Jaksa Masuk Sekolah.

“Kegiatan JMS ini merupakan Program Kejaksaan yang dilaksanakan setiap tahun, dengan menyajikan materi seputar issue-issue kekinian seperti aksi bullying dan penyalahgunaan media sosial yang saat ini semakin marak dikalangan pelajar dan sangat berdampak buruk bagi kemajuan pendidikan di Maluku,” ungkap Kasi Penkum.

Ia juga menambahkan, upaya pencegahan ini telah menjadi atensi Pemerintah maupun Aparat Penegak Hukum untuk mengatasi perilaku yang dapat merugikan Para Pelajar, Pihak Sekolah maupun Orang Tua Murid, sehingga diharapkan perlu adanya sinergitas dari seluruh pihak agar sejak dini dapat diantisipasi seperti tawuran siswa antar sekolah, pembullyian di lingkungan sekolah dan Kekerasan fisik maupun non fisik akibat dari aksi Bullying maupun penyalahgunaan media sosial.

“Saya bersama narasumber lainnya dan tim Penkum Kejaksaan Tinggi Maluku akan menyajikan materi terkait Cegah Perundungan (Cyber Bullying), dan Cegah Penyalahgunaan Tekhnologi Media Sosial (Penerapan Undang-Undang ITE). Dengan harapan agar siswa dan siswi dapat mengenali hukum serta bijak dalam bersosialiasi dan bermedia sosial,”harapnya.

Paparan materi yang disampaikan secara bergantian oleh narasumber, sangat diminati oleh para siswa dan siswi apalagi berkaitan dengan contoh-contoh penanganan kasus yang marak dan melibatkan Pelaku dari kalangan Pelajar.

Hal ini, sangat menarik perhatian dan antusias para siswa dan siswi untuk mengetahui lebih jauh dan sangat ingin mengetahui bagaimana Penegak Hukum dapat berkontribusi dalam melakukan pencegahan perilaku bullying dan penyalahgunaan Medsos dilingkungan Sekolah maupun di Masyarakat.

Selain SMP, tim Penkum Kejati Maluku juga melakukan kegiatan yang sama kepada para Siswa-Siswi di SMA Swasta Alhilaal Ambon dilokasi yang sama, dengan dihadiri juga oleh Kepala Sekolah Jaleta Sangadji, S.Pd beserta beberapa Guru Pengawas pada SMA Swasta Alhilaal Ambon.

Pada kesempatan ini, tim JMS Kejati Maluku, juga mengajak seluruh Pengurus Osis dan Tim Cegah Bullying yang sudah terbentuk di Sekolah, agar semakin meningkatkan pengawasannya terhadap perilaku-perilaku bullying yang masih terjadi diseputaran lingkungan sekolah maupun di group-group whatsapp para pelajar. **CNI-01

Exit mobile version