Bula, CakraNEWS.ID – WSM Sport keluar sebagai juara Festival Kampung Merdeka (FKM) Cup 2026 setelah menundukkan tuan rumah AKG United dalam partai final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Antar, Kecamatan Kian Darat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kamis (17/9/2026).
Partai puncak tersebut diawali dengan tendangan pertama (kick-off) yang dilakukan Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri. Laga turut dihadiri Anggota DPRD SBT, pimpinan OPD lingkup Pemda SBT, Forkopimcam Kian Darat, peserta turnamen, manajer, official, panitia, serta undangan lainnya.
Sejak menit awal, kedua kesebelasan langsung memperagakan permainan terbuka. AKG United memperoleh peluang pada menit pertama, tetapi bola masih mampu diamankan kiper WSM Sport. Dua menit berselang, AKG kembali mendapatkan peluang, namun penyelesaian akhir belum menemui sasaran.
WSM Sport kemudian mencoba merespons melalui tendangan bebas pada menit ke-5, tetapi bola masih melebar. Tensi pertandingan meningkat dengan jual beli serangan yang berlangsung cukup ketat.
Memasuki menit ke-7, AKG United kembali menguasai bola dan memperoleh peluang melalui situasi bola mati setelah pelanggaran di sekitar area pertahanan WSM Sport. Namun, peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Tekanan AKG United kembali terjadi pada menit ke-10. Dua kali tendangan sudut didapatkan tuan rumah, tetapi lini pertahanan WSM Sport tampil disiplin. Penjaga gawang WSM Sport juga beberapa kali mampu membaca arah bola dengan baik.
Hingga menit ke-12, skor masih 0-0. AKG United terus menekan dan sempat menciptakan situasi berbahaya di depan gawang WSM Sport, tetapi pertahanan lawan kembali berhasil menghalau bola. Kedua pelatih, Coach Afif Rumbouw dari AKG United dan Coach Samad Keksaba dari WSM Sport, tampak aktif memberikan instruksi dari sisi lapangan.
AKG United merupakan tim yang baru pertama kali tampil dalam turnamen FKM 2026 di bawah arahan Coach Afif Rumbouw. Sementara WSM Sport datang dengan pengalaman tampil dalam sejumlah turnamen sebelumnya dan kembali mencapai partai puncak.
Memasuki menit ke-18, AKG United kembali melancarkan serangan cepat. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, tidak ada gol yang tercipta. Babak kedua berlangsung lebih terbuka.
WSM Sport langsung memberikan tekanan setelah pertandingan kembali dimulai. Pada menit ke-21, WSM Sport berhasil memecah kebuntuan dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, AKG United meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang melalui tendangan sudut dan bola mati tercipta pada menit ke-24 hingga menit ke-29, tetapi belum menghasilkan gol penyeimbang. WSM Sport juga memperoleh kesempatan melalui eksekusi bola mati pada menit ke-30. Memasuki fase akhir pertandingan, tempo permainan semakin tinggi. Kedua tim terlibat jual beli serangan.
AKG United terus berusaha mencari gol penyama kedudukan. Pada menit ke-33, sejumlah pemain AKG mencoba membangun serangan dari lini tengah. Peluang kembali hadir melalui tendangan bebas pada menit ke-35, tetapi umpan yang diberikan belum mampu dimanfaatkan secara maksimal.
Memasuki menit-menit akhir, AKG United tampil lebih agresif. Beberapa peluang emas secara beruntun tercipta, termasuk pada menit ke-37 dan ke-39. Namun, penyelesaian akhir belum mampu mengubah kedudukan. Hingga pertandingan berakhir, WSM Sport tetap mempertahankan keunggulan 1-0 atas AKG United. Hasil tersebut memastikan WSM Sport menjadi juara FKM Cup 2026, sementara AKG United harus puas sebagai runner-up.
Usai pertandingan, panitia melaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang sejumlah cabang yang dipertandingkan dalam FKM 2026. Untuk kategori Minisoccer, WSM Sport keluar sebagai juara pertama dan menerima trofi serta penghargaan yang diserahkan langsung oleh Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri. Sementara AKG United menempati posisi kedua.
Pada kategori Volleyball Putri, PKM Kiandarat menjadi juara pertama. Penghargaan diserahkan langsung oleh Anggota DPRD SBT dari Fraksi PKB, Rudi Wajo. Posisi kedua ditempati Watu-Watu, dengan penghargaan diserahkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten SBT Noval Alkatiri. Sementara itu, Artafella meraih posisi ketiga yang penghargaan-nya diserahkan oleh Kapolsek Tutuk Tolu Abdul Halik Siasaun.
Untuk cabang Ludo King, Hamdan Rumakabis meraih juara pertama, sedangkan Hamra Rumadaul menempati posisi kedua.
Panitia juga memberikan penghargaan individu. Pemain Terbaik Minisoccer diberikan kepada Jafar Sukunwatan, pemain AKG United dengan nomor punggung 15. Sementara Pemain Terbaik Volleyball Putri diberikan kepada Wati Alkatiri pemain Watu-Watu bernomor punggung 13, yang dikenal sebagai salah satu pemain voli asal Seran Lau, Kecamatan Seram Timur. Selain itu, Penghargaan Tim Fair Play diberikan kepada Kilefa FC.
Rangkaian kegiatan FKM 2026 kemudian ditutup dengan penyerahan proposal pelaksanaan Pemuda Cup I Kecamatan Kian Darat kepada Bupati SBT. Proposal tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan panitia, Baim Abdullah Rumadaul, kepada Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri. Kegiatan Pemuda Cup I Kecamatan Kian Darat tersebut direncanakan berlangsung pada Oktober mendatang.
Penyerahan proposal itu menjadi bagian dari upaya panitia untuk melanjutkan kegiatan olahraga dan kepemudaan di Kecamatan Kian Darat melalui agenda kompetisi berikutnya.***CNI-01/Baim

