Site icon Cakra News

Cipayung Plus dan KNPI Maluku Bicara Matinya Mangrove di Wilayah PLTD Poka

“Kebetulan, kita lagi bahas agenda menyambut Hari Lahan Basah Sedunia yang jatuh pada 2 Februari nanti.”

Ambon, CakraNEWS.ID–Sejumlah, Pimpinan  Cipayung Plus bersama DPD KNPI Maluku beri respon serius terhadap matinya Mangrove di kawasan pantai PLTD Poka.

Respon tersebut disampaikan usai melakukan silaturahim bersama Wakapolda Maluku, Selasa kemarin.

Abu Bakar Mahu, Ketua DPD IMM Maluku, mewakili Pimpinan OKP Se-Maluku mengatakan sudah dua pekan ini memantau perkembangan media tentang Mangrove tersebut.

“Kita dan kawan-kawan memang sudah dua pekan terakhir ini, terus memantau perkembangan pemberitaan mengenai populasi Mangrove di kawasan Poka. Kebetulan, kita lagi bahas agenda menyambut Hari Lahan Basah Sedunia yang jatuh pada 2 Februari nanti,”  membuka keterangan awal.

Lebih lanjut, Mahu menjelaskan bahwa Pimpinan Cipayung Plus Maluku akan On The Spot ke lokasi habitat Mangrove, pantai Poka.

“Besok, atau paling telat lusa, kami bersama Pimpinan OKP akan On The Spot ke Pantai itu. Kita juga mau memastikan, apakah benar itu akibat pengerjaan Jembatan yang menyebabkan pipa pembuangan limbah dari PLN rusak? Ataukah memang ada sebab human error lainnya?” terang Abu Bakar Mahu.

Menyambung dengan Ketua DPD IMM Maluku, Saleh Ohorella selaku Ketua PKC PMII Maluku menambahkan tentang pentingnya peran PLN, jika benar masih berkaitan dengan kondisi matinya Mangrove tersebut.

“Dan, kalau faktanya nanti berkaitan dengan saluran limbah PLTD di sana, yah kita minta perhatian serius juga dari PLN Wilayah Maluku-Maluku Utara, kan ada CSR, dapat digunakan untuk menyeriusi masalah itu,” tutup Ketua PKC, yang juga mantan Sekretaris PMII Cabang Ambon itu.

Hadir dalam kesempatan itu, pimpinan OKP dari GMKI, GMNI, KAMMI, dan Pegiat Anti Korupsi dari MCW.*** CNI-02

Exit mobile version