Site icon Cakra News

Gubernur Maluku Tinjau Pengungsi Patahuwe, Pemkab SBB Siapkan Pemulihan Rumah Warga

Piru, CakraNEWS.ID– Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Asri Arman dan Wakil Bupati Selfinus Kainama mengunjungi warga Desa Patahuwe yang mengungsi di camp pengungsian di Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB, Senin (14/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan penanganan terhadap masyarakat terdampak konflik berjalan secara menyeluruh.

Gubernur didampingi Sekretaris Daerah SBB Alvin Tuasuun, Dandim 1513/SBB Letkol TNI Arh Jaka Putra Dinda, serta Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando.

Selain menemui para pengungsi, rombongan meninjau langsung kondisi permukiman warga di Desa Patahuwe yang terdampak dan terbakar akibat konflik. Sebanyak 29 rumah dilaporkan mengalami kebakaran.

Pemerintah Kabupaten SBB memastikan rumah-rumah warga yang terbakar akan segera ditangani melalui langkah perbaikan sebagai bagian dari proses pemulihan masyarakat terdampak.

Dalam pertemuan dengan para pengungsi, Hendrik menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat yang telah ikut membantu warga sejak situasi konflik terjadi.

Menurut dia, penanganan pengungsi tidak boleh berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar. Aspek sosial, psikologis dan kemanusiaan juga harus menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.

Hendrik secara khusus mengapresiasi kegiatan trauma healing yang dilakukan ibu-ibu Polwan Polres SBB bagi para pengungsi, terutama anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

“Saya merasa senang sekali karena melihat wajah-wajah yang sudah penuh kebahagiaan. Ini merupakan tanda terbaik bagi kita untuk memastikan mereka secepat mungkin sembuh dari pengalaman traumatis yang terjadi,” ujar Hendrik.

Ia menilai kondisi psikologis warga menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal setelah mengalami situasi konflik.

Pemerintah, kata Hendrik, terus berupaya memastikan warga yang mengungsi dapat kembali ke kampung halaman dalam kondisi aman dan mendapatkan pendampingan selama proses pemulihan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan kepada warga terdampak.

“Saya tidak bisa mengucapkan terima kasih satu per satu kepada semua pihak yang telah membantu. Yang jelas, saya sangat mengapresiasi seluruh dukungan yang diberikan,” katanya.

Kepada para pengungsi, Hendrik meminta agar tetap kuat dan menjaga semangat selama menjalani masa pemulihan.

“Kepada bapak-bapak dan seluruh saudara-saudara pengungsi, tetap semangat, tetap kuat dan terus berdoa,” pesannya.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pemulihan pascakonflik tidak hanya menyangkut pembangunan kembali rumah yang terbakar, tetapi juga pemulihan rasa aman, kondisi psikologis dan kehidupan sosial masyarakat.

Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan berbagai elemen masyarakat diharapkan terus menjaga situasi tetap kondusif agar warga terdampak dapat secara bertahap kembali ke kehidupan normal.***

Exit mobile version