Site icon Cakra News

Kapolres SBB Bersama Masyarakat Desa Piru, Bahas Solusi Penangnan Ternak Sapi Yang Menggangu Lingkungan

Piru,CakraNEWS.ID- Solusi penanganan masalah ternak peliharaan yang mengotori lingkungan masyarakat di Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, di bahas bersama Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Bayu Tarida Butar-Butar, bersama masyarakat yang memiliki ternak sapi.

Penanganan ternak sapi milik masyarakat Piru yang dilepas dan berkeliaran dilingkungan tersebut, dibahas Kapolres SBB bersama Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten SBB, dalam acara coffe morning, yang berlangsung di rumah dinas Kapolres, pada Rabu (18/11/2020).

Dalam arahannya, Kapolres SBB menuturkan pertemuan, yang dilakukan oleh dirinya bersama Kadis Pertanian dan Peternakan SBB juga masyarakat pemilik ternak sapi,adalah untuk menjelasakan cara terbaik untuk memilihara ternak sapi serta pengelolaan kotoran sapi menjadi pupuk kompos.

“Selaku Kapolres Seram Bagian Barat, saya menyampaikan apresiasi kepada kepala dinas pertanian dan peternakan Kabupaten SBB yang memberikan pencarahan kepada para pemilik ternak, tentang cara pemeliharaan ternak, dan bisa menggunakan kotoranya untuk di jadikan pupuk kompos,”tutur Kapolres.

Kapolres mengatakan, sebagai contoh pemeliharaan ternak sapi yang baik bagi masyarakat pemilik ternak sapi, Polres SBB akan mendatangkan peternak dari Desa Gemba, Kecamatan Kairatu.

“Dengan pengetahuan yang akan diberikan oleh para pternak sapi dari Desa Gemba, tentunya dapat dilakukan oleh masyarakat Desa Piru yang memiliki ternak sapi dengan cara mengingkat ternak tersebut dengan tapi dan kotoran dari sapi tersebut dapat dijadikan pupuk kompos,” ucap Kapolres.

Kapolres mengatakan dengan solusi penanganan ternak sapi yang menggangu lingkungan masyarakat di desa Piru,yang telah disampaikan kiranya dapat membantu Polres SBB, dalam penyelesaian masalah-masalah lain yang terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat. (CNI-03)

Video:

Exit mobile version