Site icon Cakra News

Kecelakaan di Depan Masjid Timbul Tenggelam, IRT di Bula Meninggal Dunia

Bula,CakraNEWS.ID – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan depan Masjid Timbul Tenggelam, Desa Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), pada Minggu malam (23/2) sekitar pukul 19.20 WIT, mengakibatkan seorang ibu rumah tangga meninggal dunia.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat terduga pelaku berinisial W.W. (25), warga Banggoi, Kecamatan Bula Barat, berboncengan dengan rekannya J.W. menggunakan sepeda motor merek Scoopy warna hitam dari arah Pantai menuju Masjid Raya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, setibanya di depan Masjid Timbul Tenggelam, terdapat dua orang ibu-ibu yang hendak menyeberang jalan. Terduga pelaku sempat menurunkan kecepatan kendaraan. Namun, korban diduga tidak melihat sepeda motor yang melaju dari arah pantai.

Dalam situasi tersebut, terduga pelaku kembali menambah kecepatan kendaraan hingga akhirnya menabrak korban. Akibat benturan keras, korban terjatuh dan terlentang di badan jalan.

Pada pukul 19.25 WIT, terduga pelaku berupaya membantu korban. Namun, situasi di lokasi kejadian memanas setelah sejumlah warga setempat berusaha mengejar terduga pelaku dengan dugaan hendak melakukan pemukulan. Untuk menghindari amukan massa, terduga pelaku melarikan diri dan berlindung di salah satu kios penjual pakaian di sekitar lokasi.

Tidak lama kemudian, ARSAD RUMASUKUN selaku RT Timbul Tenggelam mendatangi lokasi dan mengamankan terduga pelaku ke kediamannya guna menghindari tindakan main hakim sendiri oleh warga.

Sementara itu, pada pukul 19.27 WIT, korban segera dilarikan ke RSUD Bula untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, pada pukul 19.34 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Jenazah kemudian dibawa kembali ke rumah duka yang beralamat di Jalan Pantai Pos, Desa Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur. Korban diketahui bernama Siti Nafisa Kilbaren (56), seorang ibu rumah tangga, lahir di Karai, 15 Mei 1969, dan beragama Islam.

Pada pukul 19.40 WIT, personel Polres Seram Bagian Timur yang dipimpin oleh Wakapolres SBT, Kompol Johanis Titus, S.AP, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta kediaman ARSAD RUMASUKUN untuk membawa dan mengamankan terduga pelaku ke Mapolres SBT guna proses hukum lebih lanjut.

Selanjutnya, pada pukul 20.35 WIT, Kapolres SBT, AKBP Alhajat, S.I.K, bersama personel Polres SBT mendatangi kediaman korban sebagai bentuk belasungkawa sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada keluarga dan masyarakat.

Kapolres mengimbau agar keluarga korban dan masyarakat menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak berwenang, dalam hal ini Satuan Lalu Lintas Polres Seram Bagian Timur, agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari tindakan main hakim sendiri maupun terpancing emosi, serta mengedepankan musyawarah dan penyelesaian melalui jalur hukum yang sah.

Terduga pelaku diketahui berinisial W.W, (25 tahun), beragama Islam, pekerjaan swasta, lahir di Banggoi pada 16 Juli 2000, dan beralamat di Banggoi, Kecamatan Bula Barat.

Hingga berita ini diterbitkan, terduga pelaku telah diamankan di sel tahanan Mapolres Seram Bagian Timur guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Tak hanya itu, Polisi juga mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama di kawasan permukiman dan tempat ibadah yang rawan aktivitas penyeberangan warga pada malam hari.***CNI-04

Exit mobile version