BULA, CakraNEWS.ID — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kian Darat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Anwar Tuhuteru, S.Ag., resmi menyerahkan tugas kepada Kepala KUA yang baru, Muhlis Weulartafella, S.Hi.
Serah terima tersebut berlangsung dalam acara pisah sambut yang digelar di Kantor Desa Administratif Angar, Kecamatan Kian Darat, Kabupaten SBT, Senin (31/8/2026).
Anwar Tuhuteru selanjutnya akan menjalankan tugas sebagai Kepala KUA Kecamatan Teluk Waru. Sementara Muhlis Weulartafella, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala KUA Kecamatan Tutuk Tolu, dipercaya untuk memimpin KUA Kecamatan Kian Darat.
Acara tersebut dihadiri Camat Kian Darat Abu Hasan Tokomadoran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala sekolah se-Kecamatan Kian Darat, Kepala Puskesmas Kilga, TNI/Polri, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Anwar menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama bertugas di Kecamatan Kian Darat.
Ia mengatakan, dirinya mulai bertugas sebagai Kepala KUA Kecamatan Kian Darat sejak November 2021. Dengan demikian, masa pengabdiannya di wilayah tersebut akan genap sekitar lima tahun apabila dihitung hingga November mendatang.
“Selama saya bertugas di sini, tentu saya membangun koordinasi dengan pimpinan wilayah, kepala dinas, kepala sekolah, tokoh agama, dalam hal ini para imam masjid. Kami selama ini membangun silaturahmi dan koordinasi,” kata Anwar.
Menurutnya, dukungan dan kerja sama berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah yang diberikan kepadanya.
“Pertemuan ini kami desain untuk mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Selama saya menjalankan tugas bersama staf, tentu banyak yang memberikan support dan jalan sehingga kami mampu melaksanakan tugas yang telah diamanatkan oleh Allah melalui Menteri Agama Republik Indonesia,” ujarnya.
Anwar mengakui masih terdapat sejumlah program yang belum dapat dilaksanakan secara maksimal karena keterbatasan waktu.
“Tentu ada banyak program yang harus kami lakukan, namun kami dibatasi oleh waktu,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa perpindahan tugas merupakan bagian dari sistem dan aturan yang harus dihormati sebagai aparatur yang mendapat amanah.
Anwar turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun kesalahan.
“Dalam sepak terjang tugas kami, kami pasti banyak melakukan kesalahan. Secara pribadi, semenjak saya melakukan tugas, jika terdapat kelebihan dan kekurangan, itulah kami sebagai insan manusia biasa,” tuturnya.
Di hadapan para undangan, Anwar kemudian menitipkan Kecamatan Kian Darat kepada Muhlis Weulartafella yang merupakan putra daerah setempat.
“Karena beliau adalah anak negeri Kian Darat, maka saya titipkan negeri ini untuknya, untuk selalu menjaga persaudaraan yang ada,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan masyarakat Kian Darat dapat terus diarahkan, terutama dalam membentuk generasi muda yang memiliki landasan keimanan dan keteguhan dalam menjalani kehidupan.
“Untuk membangun negeri ini tentu kita bangun dari generasi, agar generasi ini terpimpin dengan iman, terpimpin dengan istiqamah dan terpimpin dengan sabar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Kian Darat yang baru, Muhlis Weulartafella, S.Hi., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Anwar Tuhuteru atas pengabdian selama memimpin KUA Kecamatan Kian Darat.
“Kepada kakanda saya dan senior saya, saya ucapkan terima kasih atas dedikasinya selama mengabdi di sini kurang lebih hampir lima tahun. Semoga Allah SWT memberikan syafaat atas pengabdian ini,” kata Muhlis.
Muhlis mengaku memiliki hubungan profesional yang cukup dekat dengan Anwar. Sebelum menjadi Kepala KUA, ia pernah menjadi staf ketika Anwar masih bertugas di KUA Geser.
“Beliau ini adalah guru saya karena saya pernah menjadi staf waktu beliau masih di KUA Geser,” ungkapnya.
Sebagai putra daerah Kian Darat, Muhlis menyebut penugasan tersebut seperti kembali ke kampung halaman untuk mengabdi kepada masyarakat.
“Jadi ini seperti saya pulang kampung. Saya ingin kita semua bersinergi. Saya mau itu saja,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya komunikasi dan sinergi seluruh unsur masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan dan kemaslahatan umat.
“Ada hal-hal yang penting untuk negeri ini, untuk kemaslahatan umat, maka kita harus berkomunikasi untuk menyelesaikannya,” kata Muhlis.
Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi serah terima jabatan dari Kepala KUA Kecamatan Kian Darat yang lama kepada pejabat yang baru.***CNI-01

