Ambon, CakraNEWS.ID– Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Negeri Iha dan Negeri Luhu di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Senin (16/3/2026).
Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan paket sembako serta layanan pembagian kacamata gratis bagi para lanjut usia di Negeri Iha. Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dipusatkan di Negeri Luhu.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Maluku yang bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Wakil Bupati Seram Bagian Barat, unsur Forkopimda Kabupaten Seram Bagian Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat dari Negeri Iha dan Negeri Luhu, perangkat negeri, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini dipusatkan di Hena Luhu yang dikenal sebagai salah satu negeri masyarakat hukum adat terbesar dengan jumlah dusun terbanyak di Kabupaten Seram Bagian Barat.
Ia juga menyinggung sejarah panjang Negeri Luhu yang memiliki peran penting dalam perkembangan Islam di Maluku. Menurutnya, sejak dahulu Luhu menjadi pusat kawasan Huamual yang mempertemukan berbagai pengaruh peradaban Islam dari berbagai wilayah Nusantara, antara lain Kesultanan Ternate, Buton, Gowa hingga Jawa, dalam proses penyebaran agama Islam di Maluku.
“Wilayah ini juga dikenal dalam sejarah melalui Perang Huamual pada sekitar tahun 1602 hingga 1656 sebagai bentuk perlawanan masyarakat terhadap kolonialisme VOC Belanda akibat pelayaran hongi untuk penebangan cengkeh di Jazirah Huamual. Perang ini tercatat sebagai salah satu perang terlama di Maluku dalam mempertahankan hak dan kedaulatan negeri,” ujarnya.
Memasuki hari ke-25 Ramadan, Gubernur mengajak umat Islam untuk memanfaatkan sisa waktu di bulan suci ini dengan meningkatkan ketakwaan serta memperbanyak amal kebajikan.
“Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membentuk karakter yang mengajarkan kesabaran, kejujuran, ketulusan, serta kepedulian kepada sesama,” kata Lewerissa.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Maluku atas kontribusinya dalam membantu masyarakat melalui pengelolaan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara profesional serta tepat sasaran.
Ia turut mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Maluku. Menurutnya, nilai-nilai persaudaraan yang telah lama hidup dalam budaya masyarakat Maluku harus terus dirawat dan dijaga.
“Sebagaimana petuah orang Maluku, potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta rasa, sagu salempeng dibagi dua. Nilai-nilai ini harus terus kita rawat agar kehidupan masyarakat tetap rukun dan damai,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, pribadi dan keluarga, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga kembali menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat Negeri Luhu serta layanan pembagian kacamata gratis bagi para lanjut usia.***
