BULA, CakraNEWS.ID – Atmosfer Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Semangat itu terlihat dalam pertandingan persahabatan antarkomunitas pendukung sepak bola yang mempertemukan Tim Fans Germany SBT melawan Tim Fans Portugal SBT di Lapangan Futsal Assalam V, Kota Bula, Rabu (3/6/2026).
Laga yang digelar sebagai bagian dari rangkaian menyambut Piala Dunia 2026 tersebut berlangsung penuh semangat, sportif, dan penuh persaudaraan. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan di lapangan, pertandingan ini juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarpendukung tim nasional yang akan berlaga pada pesta sepak bola terbesar di dunia itu.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung tampil menyerang. Tim Fans Portugal SBT yang dipimpin Sidik Rumalowak tampil agresif dan berhasil membuka keunggulan lebih dulu. Melalui serangan cepat yang terorganisir, Portugal sukses menjebol gawang Germany SBT dan mengubah skor menjadi 1-0.
Dominasi Portugal berlanjut. Tim berjuluk Selecao SBT itu kembali menambah pundi-pundi gol sehingga skor berubah menjadi 2-0. Keunggulan tersebut membuat para pendukung Portugal yang hadir di arena pertandingan bersorak gembira.
Namun, Tim Fans Germany SBT yang dipimpin Abdul Aziz Yanlua atau yang akrab disapa Bung Chiko tidak tinggal diam. Dengan perubahan strategi dan peningkatan intensitas permainan, Germany mulai menemukan ritme pertandingan. Upaya itu membuahkan hasil ketika mereka berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Pertandingan semakin menarik ketika Germany SBT mampu memanfaatkan serangan balik cepat. Sejumlah pemain senior yang menjadi andalan tim berhasil membongkar pertahanan Portugal dan mencetak gol penyama kedudukan. Skor pun berubah menjadi 2-2.
Momentum tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Germany SBT. Serangan demi serangan terus dibangun hingga mereka berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2. Tak lama berselang, Germany kembali menambah gol dan memperlebar keunggulan menjadi 4-2.
Meski tertinggal dua gol, Portugal SBT tidak kehilangan semangat. Tim asuhan Sidik Rumalowak terus menekan dari berbagai sisi lapangan. Hasilnya, mereka mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3 sebelum akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 4-4 melalui skema serangan yang rapi.
Laga semakin menegangkan memasuki menit-menit akhir. Portugal kembali menunjukkan kualitas permainan mereka dengan mencetak gol kelima dan berbalik unggul 5-4. Tidak berhenti di situ, Portugal kembali menambah keunggulan menjadi 6-4 yang membuat posisi Germany semakin terdesak.
Ketika banyak pihak mengira pertandingan akan berakhir untuk kemenangan Portugal, semangat juang para pemain Germany justru semakin terlihat. Tim berjuluk Der Panzer SBT itu menunjukkan mental pantang menyerah dengan terus menekan pertahanan lawan.

Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Germany berhasil mencetak gol kelima dan memperkecil skor menjadi 6-5. Dukungan para suporter yang terus memberikan semangat dari pinggir lapangan menjadi energi tambahan bagi para pemain.
Memasuki detik-detik krusial pertandingan, Germany kembali mencetak gol penyama kedudukan. Skor 6-6 membuat suasana Lapangan Futsal Assalam V semakin bergemuruh. Pendukung kedua tim larut dalam ketegangan menantikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang.
Drama puncak terjadi ketika pertandingan hanya menyisakan hitungan detik. Dengan semangat juang yang tinggi, para pemain Germany membangun serangan terakhir. Umpan-umpan cepat berhasil menembus pertahanan Portugal sebelum akhirnya bola bersarang di gawang lawan.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 7-6 untuk keunggulan Germany SBT. Hanya beberapa detik setelah gol tercipta, wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Para pemain dan suporter Germany langsung merayakan kemenangan dramatis yang diraih dengan penuh perjuangan.
Kemenangan tersebut menjadi catatan penting bagi Germany SBT menjelang berbagai agenda pertandingan persahabatan dalam rangka menyambut Piala Dunia 2026. Pasalnya, Portugal SBT sebelumnya dikenal sebagai salah satu tim kuat setelah mencatat hasil impresif dalam laga-laga sebelumnya.
Bagi Germany SBT, kemenangan ini bukan sekadar soal angka di papan skor tetapi bagian dari hasil yang menjadi simbol kebangkitan, kerja sama tim, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, Portugal SBT tetap layak mendapat apresiasi atas permainan menyerang yang mereka tampilkan sepanjang laga. Meski harus mengakui keunggulan lawan, Portugal menunjukkan kualitas permainan yang membuat pertandingan berlangsung menarik hingga detik terakhir.
Pertandingan persahabatan ini kembali membuktikan bahwa sepak bola tidak hanya menghadirkan persaingan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan. Semangat sportivitas yang ditunjukkan kedua tim menjadi gambaran bagaimana euforia Piala Dunia mampu menyatukan masyarakat dalam satu kecintaan yang sama terhadap olahraga sepak bola.
Dengan kemenangan dramatis 7-6 atas Portugal SBT, Der Panzer SBT kini menorehkan catatan manis di Bumi Ita Wotu Nusa. Sebuah kemenangan yang akan dikenang sebagai salah satu laga persahabatan paling dramatis dalam rangka menyambut Piala Dunia 2026.
Usai pertandingan, Ketua Tim Fans Germany SBT, Abdul Aziz Yanlua, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan dramatis yang diraih timnya.
Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan seluruh pemain sepanjang laga.
“Kemenangan ini merupakan hasil dari kerja sama tim yang luar biasa. Meski sempat tertinggal, para pemain tidak kehilangan semangat dan terus berjuang hingga menit terakhir. Saya bangga dengan perjuangan seluruh pemain yang mampu menunjukkan karakter dan mental bertanding yang kuat,” ujar Aziz Yanlua.
Pria yang akrab disapa Bung Chiko itu menambahkan bahwa pertandingan persahabatan tersebut bukan semata-mata soal kemenangan, melainkan menjadi sarana mempererat persaudaraan antarkomunitas pendukung sepak bola di Kabupaten Seram Bagian Timur dalam menyambut Piala Dunia 2026.

“Kami datang dengan semangat sportivitas dan persaudaraan. Disini juga saya sampaikan bahwa Germany akan keluar sebagai juara Piala Dunia untuk tahun ini,” tegasny.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Tim Fans Portugal SBT yang dinilainya tampil luar biasa dan memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Aziz berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui pertandingan persahabatan tersebut dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari upaya memeriahkan euforia Piala Dunia 2026 di Bumi Ita Wotu Nusa.
“Kami ingin menjadikan sepak bola sebagai pemersatu. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam semangat persaudaraan, sportivitas, dan kecintaan terhadap sepak bola,” pungkasnya.***CNI-01
