“DARI KEI UNTUK KONFERENSI MEJA BUNDAR”

Sejarah dan Legenda

Buku Dari Kei untuk Konferensi Meja Bundar – Controleur Pribumi adalah biografi Bon Setit, putra Kei yang ditulis oleh putranya, Capt. Pilot Stephanus G. Setitit.

Buku ini penting karena:

  1. Langka: Tidak banyak biografi tokoh Indonesia Timur yang punya peran besar di awal kemerdekaan RI. Bon Setit adalah bukti bahwa putra daerah terpencil juga ikut mengisi kemerdekaan.
  2. Otentik: Dilengkapi surat, dokumen, dan foto asli peninggalan keluarga. Ini menjadi arsip sejarah yang sangat berharga.
  3. Bersejarah: Mencatat peran Bon Setitit sebagai saksi dan peserta Konferensi Meja Bundar. Keikutsertaannya adalah bentuk pengakuan Pemerintah Belanda atas integritas dan kemampuannya.
  4. Penuh Keteladanan: Buku ini mengajarkan semangat cinta tanah air yang tulus. Bon menolak tawaran untuk “tidak loyal” pada Indonesia. Cita-citanya satu: mengejar ketertinggalan Tanah Kei di Maluku agar sejajar dengan daerah lain. Semangat itu hidup bahkan setelah kemerdekaan dan sangat sejalan dengan semangat restorasi untuk kemajuan bangsa.

Kesimpulannya: Buku ini bukan hanya untuk mengenang sang ayah, tapi juga sumbangan besar bagi sejarah bangsa. Pesan Bon sangat jelas: Keteguhan hati dan cinta tanah air harus tertanam di setiap anak bangsa agar menjadi inspirasi menuju Indonesia Emas.

APRESIASI PEMUDA ICMI KOTA TUAL

Pernyataan Fikri Tamher, http://S.Kom., M.M.S.I.

Ketua Umum Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia Kota Tual

“Kami dari Pemuda ICMI Kota Tual menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Capt. Pilot Stephanus G. Setit dan keluarga besar Bon Setit atas diterbitkannya buku Dari Kei untuk Konferensi Meja Bundar.

Melalui buku ini kita diingatkan bahwa Kota Tual Kota Maryadat memiliki putra terbaik yang mengukir sejarah bangsa. Semangat pengabdian, keimanan, dan kecendekiawanan yang diteladankan Bon Setit harus kita teruskan.

Berkenaan dengan ini, kami juga menyampaikan Selamat Hari Ulang Tahun Kota Tual ke-19, 17 Juli 2007 – 17 Juli 2026. Tual Maryadat.

Di usia ke-19 ini, kami mengapresiasi kesuksesan Pemerintah Kota Tual di bawah kepemimpinan Bapak H. Akhmad Yani Renuat, http://S.Sos., http://M.Si., M.H. dan Bapak H. Amir Rumra, http://S.Pi., http://M.Si. Atas kerja nyata, sinergi, dan komitmen yang telah membawa Kota Tual semakin maju, harmonis, dan berdaya saing untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tual.

Mari kita lanjutkan cita-cita para pendahulu. Dengan semangat Bersatu, Berkarya, Berdampak, dan Berkarakter, kita wujudkan Pemuda kuat, Tual hebat, Kota Maryadat bermartabat.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *