Kepala BPS SBT Tekankan Akurasi Data Saat Menutup Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Adventorial Berita Foto Berita Pilihan Lintas Nusantara Lintas peristiwa Nasional News Pemerintahan

Bula, CakraNEWS.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Gelombang Kedua yang berlangsung di Hotel Mutiara, Kota Bula, Jumat (12/6/2026).

Penutupan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Seram Bagian Timur, Firman Syah Assegaf. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026, baik gelombang pertama maupun gelombang kedua, yang telah dilaksanakan selama beberapa hari terakhir.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti oleh calon petugas sensus yang akan ditugaskan melakukan pendataan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman, serta kesiapan petugas dalam melaksanakan tugas pendataan secara profesional sesuai standar yang telah ditetapkan oleh BPS.

Dalam sambutannya, Kepala BPS Kabupaten Seram Bagian Timur, Firman Syah Assegaf, menegaskan pentingnya keseragaman pemahaman dan konsep kerja bagi seluruh petugas saat melakukan pendataan di lapangan.

“Kami berharap semua petugas memiliki konsep dan pemahaman yang sama saat melakukan pendataan. Jangan menggunakan konsep masing-masing karena hal itu dapat memengaruhi kualitas data yang dihasilkan,” ujar Firman.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada kualitas data yang dikumpulkan oleh petugas di lapangan. Oleh karena itu, setiap petugas dituntut untuk bekerja secara cermat, jujur, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, seorang insan statistik yang baik harus mampu menghasilkan data yang tepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Insan statistik yang baik adalah yang mampu memberikan data yang tepat dan akurat. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar dalam berbagai proses perencanaan pembangunan, sehingga kualitasnya harus benar-benar dijaga,” katanya.

Firman menjelaskan bahwa seluruh data yang dimiliki BPS berasal dari hasil kerja petugas sensus yang terjun langsung ke masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta pelatihan untuk bekerja dengan penuh dedikasi serta menjaga integritas selama menjalankan tugas.

“Data yang dimiliki BPS berasal dari teman-teman semua yang nantinya berada di lapangan. Karena itu, mari kita saling mendukung dan bekerja sama demi menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Seram Bagian Timur yang kita cintai ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Firman juga menyampaikan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur terkait pentingnya dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Saya memang bukan orang asli di sini, tetapi saya sudah menyampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati bahwa mari kita bersama-sama memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Seram Bagian Timur. Ini adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Selain memberikan arahan, Kepala BPS SBT juga mengingatkan para petugas agar tidak ragu melaporkan setiap kendala yang dihadapi selama proses pendataan berlangsung.

Menurut orang nomor satu di BPS Kabupaten SBT itu, komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang mungkin muncul di lapangan.

“Jika ada persoalan saat melakukan pendataan di lapangan, segera hubungi koordinator atau pihak BPS. Jangan dipendam sendiri. Mari kita selesaikan bersama agar pelaksanaan sensus berjalan lancar dan sesuai target,” pesannya.

Penutupan pelatihan gelombang kedua ini sekaligus menandai berakhirnya seluruh tahapan pembekalan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Seram Bagian Timur. Para peserta yang telah mengikuti pelatihan selanjutnya akan kembali ke wilayah tugas masing-masing untuk melaksanakan pendataan berbagai unit usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.***CNI-01/Baim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *