Ketua DPD LASQI SBB Dorong Festival Qasidah Jadi Ruang Pembinaan Generasi

Adventorial News

Piru, CakraNEWS.ID– Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Yeni Rosbayani Asri, mendorong Festival dan Lomba Seni Qasidah Tingkat Kabupaten SBB Tahun 2026 tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang pembinaan generasi muda melalui seni, syiar Islam, dan penguatan karakter.

Festival tersebut dibuka oleh Bupati SBB, Ir. Asri Arman, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu diikuti peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten SBB dan berlangsung dalam suasana religius serta penuh kebersamaan.

Dalam sambutannya, Yeni mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk mengajak generasi muda meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat persaudaraan, dan membangun kepedulian terhadap sesama.

“Saya juga menyampaikan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kepada seluruh masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat. Semoga peringatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta membangun kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan penuh keberkahan,” kata Yeni.

Menurut Yeni, seni qasidah memiliki peran lebih luas daripada sekadar pertunjukan atau perlombaan. Melalui lantunan syair dan pesan-pesan keagamaan, qasidah dapat menjadi media dakwah sekaligus sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.

“Seni qasidah memiliki kekuatan yang indah. Ia menyampaikan pesan-pesan keagamaan melalui lantunan suara, irama, dan penampilan yang menyentuh hati. Oleh karena itu, seni qasidah hendaknya kita tempatkan bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media dakwah, pendidikan karakter, dan sarana untuk menanamkan kecintaan kepada nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Karena itu, Yeni berharap festival tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Para peserta tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman, membangun kepercayaan diri, belajar disiplin, dan menumbuhkan sikap sportif.

Menurut dia, pembinaan seni qasidah juga dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan di tengah perkembangan zaman. Generasi muda diharapkan tetap memiliki akar nilai yang kuat sekaligus mampu mengembangkan kreativitas melalui seni Islami.

Festival tersebut juga dinilai sejalan dengan karakter masyarakat SBB yang menjunjung kebersamaan, gotong royong, semangat orang basudara, Pela Gandong, kekeluargaan, penghormatan terhadap adat, serta ketaatan terhadap ajaran agama.

“Melalui festival ini, LASQI tidak hanya mempertemukan para peserta, tetapi juga mempertemukan hati untuk memperluas persahabatan dan memperkuat persatuan masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat,” kata Yeni.

Kepada seluruh peserta, Yeni meminta agar kompetisi dijalani dengan kesungguhan, disiplin, rasa percaya diri, serta tetap menjunjung adab, sopan santun, dan sportivitas.

Dia mengingatkan bahwa keberhasilan dalam festival tidak semata-mata ditentukan oleh perolehan juara. Kemampuan memberikan penampilan terbaik, menghargai peserta lain, menerima hasil dengan lapang dada, dan menjaga persaudaraan juga merupakan bagian penting dari proses pembinaan.

“Ingatlah bahwa kemenangan yang paling mulia bukan semata-mata menjadi juara, melainkan mampu memberikan penampilan terbaik, menerima hasil dengan lapang dada, dan tetap menjaga persaudaraan. Jadikan festival ini sebagai ruang untuk belajar, bertumbuh, dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Yeni juga berpesan kepada peserta yang belum meraih juara agar tidak berkecil hati. Menurutnya, setiap proses dan perjuangan merupakan bagian dari perjalanan untuk meningkatkan kemampuan.

“Setiap usaha adalah kemajuan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Yeni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten SBB, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, para pembina, pelatih, orang tua, dan seluruh peserta yang telah mendukung pelaksanaan festival.

Dia juga meminta dewan juri menjalankan tugas secara amanah, objektif, adil, profesional, dan bertanggung jawab dalam melakukan penilaian.

DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten SBB, kata Yeni, berkomitmen memperkuat pembinaan seni qasidah dan musik Islami secara berkelanjutan. Pembinaan diharapkan dapat diperluas hingga ke seluruh kecamatan, desa, dan dusun di Kabupaten SBB.

“Semoga festival dan lomba seni qasidah tahun 2026 ini dapat melahirkan generasi yang tidak hanya terampil dalam seni, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kecintaan kepada agama, kepedulian terhadap sesama, serta kebanggaan terhadap Kabupaten Seram Bagian Barat,” ujar Yeni.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *