SBB,CakraNEWS.ID- Tepis informasi adanya aksi pembegalan di ruas jalan wilayah Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang beredar di media sosial Facebook, di sikapi oleh Kepolisian Resor Seram Bagian Barat.
Dalam penjelasnya, Kapolres Seram Bagian Barat, AKPB Andi Zulkifli, S.I.K, M.M, menjelaskan hari Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 10.45 WIT, bertempat di Kantor Polsek Taniwel, telah datang dua orang warga masyarakat secara terpisah untuk menyampaikan klarifikasi atas informasi yang beredar di media sosial.
“Warga pertama berinisial M.P, (44 tahun) menyampaikan, dirinya tidak pernah menyatakan kepada siapa pun bahwa dirinya dikejar oleh begal. Yang bersangkutan menjelaskan, ia hanya merasa diikuti oleh empat unit sepeda motor, namun tidak pernah menyampaikan adanya aksi begal sebagaimana yang beredar di media sosial. Klarifikasi juga disampaikan oleh warga berinisial A.T (38 tahun), selaku pemilik akun Facebook yang membuat postingan hingga menjadi viral. Yang bersangkutan datang secara langsung ke Polsek Taniwel untuk meluruskan informasi yang telah diposting pada akun media sosial miliknya,”ungkap Kapolres.
Kapolres menjelaskan, dalam klarifikasinya, A.T. menyampaikan, informasi awal diperolehnya dari seorang sopir jalur Taniwel–Piru yang menyatakan, dirinya diikuti oleh empat unit sepeda motor. Namun, penyampaian sopir tersebut dikejar oleh begal merupakan kekeliruan dari yang bersangkutan dalam menafsirkan informasi, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Kedua warga tersebut telah menyampaikan klarifikasi secara sadar dan tanpa paksaan sebagai bentuk tanggung jawab untuk meluruskan informasi yang berkembang dan sempat menimbulkan keresahan. Setelah dilakukan klarifikasi, kedua pihak tersebut bersedia untuk membuat video klarifikasi serta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya kepada warga diwilayah Kawa, Waiyoho, dan Taniwel,”ujar Kapolres
Kapolres mengimbau, kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
“Masyarakat juga diharapkan melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian apabila memperoleh informasi yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas,” himbau Kapolres Seram Bagian Barat.
Kapolres mengimbau, kepada masyarakat agar dalam melakukan perjalanan jarak jauh, khususnya pada malam hari atau melalui jalur sepi, hendaknya dilakukan secara berdua atau bersama-sama dan tidak bepergian seorang diri guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Taniwel dan sekitarnya dalam keadaan aman dan kondusif,”ungkap AKBP, Andi Zulkifli.**CNI-03
