Sekda SBT Buka Grand Final Duta Genre dan Jambore Kreativitas, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan

Adventorial Berita Pilihan Hiburan News Pemerintahan Pendidikan

Bula, CakraNEWS.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Achmad Quadri Amahoru, secara resmi membuka kegiatan Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (Genre), Jambore Ajang Kreativitas, serta Bunda Genre Menyapa Kabupaten Seram Bagian Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Pendopo Kayu Bupati SBT, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang menjadi wadah pembinaan dan pengembangan kapasitas generasi muda tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten SBT, Tim Penggerak PKK Kabupaten SBT, panitia pelaksana, para finalis Duta Genre, peserta jambore, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Achmad Quadri Amahoru yang mewakili Bupati Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Grand Final Duta Genre dan Jambore Kreativitas bukan sekadar ajang perlombaan atau kompetisi semata, tetapi merupakan sarana strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat, cerdas, berdaya saing, serta memiliki perencanaan masa depan yang baik.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan yang sangat positif ini,” kata Mahoru.

Lanjutnya, “Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi merupakan ruang pembinaan generasi muda agar mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat dan memiliki perencanaan masa depan yang baik,” ujar Amahoru.

Ia menjelaskan bahwa Program Generasi Berencana (Genre) memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun kesadaran remaja mengenai pentingnya pendidikan, kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan usia dini, serta pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas.

Karena itu, para Duta Genre diharapkan tidak hanya menjadi simbol atau pemegang gelar semata, melainkan mampu berperan sebagai agen perubahan yang dapat memberikan pengaruh positif di lingkungan masyarakat.

“Duta Genre bukan hanya simbol atau gelar semata. Mereka adalah agen perubahan yang harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Kalian adalah representasi generasi muda Seram Bagian Timur yang memiliki keberanian, kecerdasan, kreativitas, dan kepedulian sosial,” katanya.

Sekda juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas wawasan dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.

Menurutnya, generasi muda saat ini dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi tanpa kehilangan identitas budaya, karakter, serta nilai-nilai luhur bangsa.

Ia menegaskan bahwa generasi muda harus terus belajar, mengembangkan kompetensi, dan memanfaatkan berbagai peluang untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Saya berharap melalui kegiatan ini akan lahir anak-anak muda yang tidak hanya aktif dan berprestasi, tetapi juga mampu menjadi pelopor perubahan positif di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berani bermimpi, terus belajar, dan pandai menjaga pergaulan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Amahoru menilai pelaksanaan Jambore Kreativitas menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Seram Bagian Timur memiliki potensi dan talenta yang luar biasa di berbagai bidang.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten SBT berkomitmen untuk terus membuka ruang dan memberikan dukungan terhadap berbagai aktivitas kreatif yang melibatkan generasi muda.

“Pemerintah daerah tentu akan terus mendukung ruang-ruang kreativitas generasi muda agar mereka dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi daerah. Potensi yang dimiliki anak-anak muda Seram Bagian Timur harus terus didorong dan difasilitasi sehingga mampu menjadi kekuatan pembangunan di masa depan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga memberikan apresiasi khusus kepada Bunda Genre yang selama ini aktif mendampingi dan memberikan motivasi kepada para remaja di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Menurutnya, keberadaan Bunda Genre memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang positif antara generasi muda dengan keluarga maupun lingkungan sosial, sekaligus memperkuat pembinaan karakter remaja.

“Saya juga memberikan penghargaan kepada Bunda Genre yang selama ini terus hadir memberikan pendampingan, motivasi, dan perhatian kepada generasi muda. Kehadiran Bunda Genre sangat penting dalam membangun komunikasi yang positif serta memperkuat pembinaan karakter remaja di daerah ini,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Amahoru mengingatkan seluruh finalis dan peserta bahwa esensi utama dari kompetisi bukan terletak pada kemenangan, melainkan pada proses pembelajaran, pengalaman, dan kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Ia berharap seluruh peserta dapat terus melangkah dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjadikan nilai-nilai positif yang diperoleh selama kegiatan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

“Menang atau tidak menang dalam kompetisi ini bukanlah tujuan utama. Yang paling penting adalah bagaimana kalian mampu membawa nilai-nilai positif, menjadi inspirasi, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Teruslah melangkah dengan semangat, percaya diri, dan jadilah generasi yang membawa perubahan menuju Seram Bagian Timur yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berbudi luhur,” pungkasnya.***CNI-01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *