Atasi Laju Inflasi, Ketua TP-PKK SBT Ikut Gerakan Tanam Bawang Merah Dan Cabai Di Bula

Pemerintahan

SBT,CakraNEWS.ID- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Ny. Yulia Misa Keliobas ikut melakukan aksi Gerakan Tanam Bawang Merah dan Cabai (GERTAM BABE) yang di laksanakan secara serentak di seluruh Kabupaten/kota se-Provinsi Maluku di lokasi Jalan Adhyaksa Kota Bula, Selasa (20/09/20220).

Aksi Gerakan Tanam Bawang Merah dan Cabai selain di hadiri Ketua TP PKK SBT Misa Keliobas aksi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati SBT Idris Rumalutur di damping istri Hayati Rumalutur yang juga Ketua I TP PKK SBT Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Ketua Komisi B DPRD SBT Ismail Rumbalifar, Kepala Dinas Pertanian SBT Hassan Kelian, Assisten II Setda SBT Idris Boufakar, Perwakilan TNI/Polri, Kejaksaan serta sejumlah unsur Pimpinan Forkopimda Lingkup SBT lainya.

Misa Keliobas usai melakukan penanaman tersebut mengatakan bahwa penanaman bawang dan cabai ini hanya program jangka pendek dan menengah saja yang di lakukan secara serentak di 11 Kabupaten/kota yang ada di Maluku.

“Kegiatan ini untuk ketahanan pangan di masing-masing daerah. Kita harus belajar dari inflasi yang terjadi saat ini, harus tau langkah-langkah yang dilakukan,” imbuhnya.

Istri orang nomor satu di Bumi Ita Wotu Nusa ini menjelaskan, langkah yang di lakukan bersama perlu meredam inflasi pangan dengan menjaga harga, distribusi, dan pasokan. Untuk itu Gerakan Nasional, kata Misa yang merupakan gerak cepat untuk mengelola inflasi pangan ini yang di lakukan di seluruh Indonesia saat ini.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Bupati SBT Idris Rumalutur turut menyampaikan komitmen dan dukungannya terhadap seluruh upaya sinergitas pengendalian inflasi dan penguatan kedaulatan pangan yang dilaksanakan bersama oleh sejumlah stakeholder yang ikut kegiatan tersebut.

“Hal ini harus menjadi perhatian bagi kita semua karena jika inflasi terus meningkat dan tidak dapat dikendalikan maka akan berdampak langsung kepada masyarakat,”kata Rumalutur usai peluncuran gerakan tanam cabe dan bawang merah.

Menurutnya, gerakan tanam cabai dan bawang merah dengan memanfaatkan lahan atau pekarangan rumah agar masyarakat bisa memenuhi sendiri kebutuhan cabe dan bawang secara mandiri dan berdampak pada upaya menekan inflasi yang disumbang oleh cabai merah dan bawang merah.

“Tanam cabai dan bawang kendalikan inflasi,” tukas Rumalutur.

Dia menyebut, saat ini akibat ketegangan geopolitik global menghadapi tantangan krisis yang cukup berat yakni krisis pangan, energi dan krisis keuangan di tengah pemulihan ekonomi yang sedang terjadi pasca pandemi COVID-19.*CNI-08

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.