Ambon, CakraNEWS.ID— DPRD Expo 2026 mencatat transaksi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencapai Rp320 juta selama pelaksanaan pada 2-3 September 2026. Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, menilai capaian tersebut menjadi indikator positif bagi pergerakan ekonomi masyarakat melalui penguatan produk lokal.
Tamaela menyampaikan capaian itu dalam sambutan penutupan DPRD Expo 2026 di kawasan Kantor DPRD Kota Ambon, Kamis (3/9/2026).
Menurut dia, nilai transaksi Rp320 juta dalam waktu dua hari merupakan capaian yang cukup signifikan, mengingat kegiatan tersebut melibatkan 55 UMKM yang difasilitasi oleh DPRD Kota Ambon.
“Terdapat 55 UMKM yang ikut ambil bagian dalam DPRD Expo 2026, dan sampai sore tadi pendapatan sudah mencapai Rp320 juta,” kata Tamaela.
Ia berharap momentum tersebut terus berlanjut hingga rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon. DPRD Kota Ambon bahkan menargetkan transaksi UMKM dapat meningkat hingga Rp400 juta.
“Setelah paripurna, kami berharap nilai UMKM bisa tembus angka Rp400 juta,” ujarnya.
DPRD Expo 2026 merupakan kegiatan tahunan yang digelar dalam rangka menyongsong HUT ke-451 Kota Ambon. Selain menjadi ruang promosi produk lokal, kegiatan ini diarahkan untuk memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Tamaela mengatakan keterlibatan UMKM dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Kota Ambon untuk membangun kedekatan yang lebih luas dengan masyarakat.
Menurutnya, DPRD tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, pengawasan, maupun menyerap aspirasi masyarakat melalui reses, tetapi juga dapat mengambil peran dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“DPRD untuk rakyat, dari rakyat dan memang untuk rakyat. Salah satu tugasnya adalah menyelenggarakan reses, menyampaikan aspirasi dan bahkan memperjuangkan aspirasi. Itu sudah menjadi tugas pokok. Tetapi dengan itu DPRD ingin lebih jauh dengan rakyat,” kata Tamaela.
Ia mengapresiasi kerja sama berbagai pihak yang membuat pelaksanaan DPRD Expo dari tahun ke tahun semakin meriah. Menurut dia, DPRD Expo 2026 berjalan dengan baik, baik dari sisi persiapan maupun keterlibatan masyarakat Kota Ambon.
“Puji syukur alhamdulillah, atas kerja sama periode demi periode, pelaksanaan Expo lebih meriah. Expo 2026 luar biasa, berjalan dengan megah, baik dalam sistem persiapannya maupun keterlibatan warga Kota Ambon,” ujarnya.
Tamaela menambahkan, meski pelaksanaan utama DPRD Expo berlangsung selama dua hari, DPRD tetap memberikan ruang bagi UMKM untuk melanjutkan aktivitas penjualan hingga rangkaian agenda HUT Kota Ambon.
Sebanyak 55 UMKM yang terlibat mendapatkan fasilitas dari DPRD Kota Ambon. Para pelaku usaha tidak perlu menyediakan fasilitas secara mandiri dan cukup membawa produk-produk lokal unggulan untuk dipasarkan kepada masyarakat.
Selain stan UMKM, DPRD Expo 2026 juga menghadirkan sejumlah layanan publik. Dinas Kesehatan, Imigrasi, serta instansi pelayanan lainnya turut memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Tamaela berharap DPRD Expo tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi mampu menjadi ruang yang mempertemukan UMKM dengan konsumen sekaligus meningkatkan pengenalan masyarakat terhadap produk-produk lokal Kota Ambon.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan dengan aman dan mendapatkan hasil yang baik, khususnya bagi UMKM Kota Ambon agar masyarakat lebih mengenal produk lokal,” katanya.***

