Haul Akbar Ke-4 Habib, Masyayikh dan Ulama Se-Pulau Seram Digelar Perdana di Negeri Geser

Adventorial Agama Berita Pilihan News Pemerintahan Pendidikan

Bula, CakraNEWS.ID – Camat Seram Timur, Said Awat Alhamid, menggelar Haul Akbar Habib, Masyayikh dan Ulama Se-Pulau Seram ke-4 yang untuk pertama kalinya dipusatkan di Negeri Geser, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Sabtu (27/6/2026) malam.

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Jejak Leluhur, Merawat Budi Luhur untuk Generasi” tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan haul yang sebelumnya dilaksanakan di Kota Bula. Tahun ini, pelaksanaan dipindahkan ke halaman Rumah Dinas Camat Seram Timur sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah penyebaran Islam di kawasan Pulau Seram, khususnya Negeri Geser yang dikenal sebagai salah satu pusat dakwah para ulama terdahulu.

Pelaksanaan haul bertepatan dengan bulan Muharram, yang dalam ajaran Islam merupakan salah satu bulan mulia. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengenang jasa para habaib, masyayikh, dan ulama yang telah berperan besar dalam menyebarkan syiar Islam di Pulau Seram sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan sejumlah habaib dari Kota Ambon maupun Kabupaten Seram Bagian Timur yang melakukan ziarah ke sejumlah makam ulama di Pulau Geser. Pulau tersebut dikenal masyarakat sebagai salah satu kawasan yang memiliki banyak makam para wali dan tokoh penyebar agama Islam.

Haul Akbar menghadirkan dua penceramah, yakni Ustadz Syaiful Ali Almaskaty, Lc dan Sayyid Abdullah Bin Thaher. Dalam tausiyahnya, Ustadz Syaiful Ali Almaskaty menyampaikan pentingnya memuliakan bulan Muharram sebagai salah satu bulan yang diagungkan Allah SWT.

Ia mengajak umat Islam untuk memanfaatkan momentum awal tahun Hijriah dengan memperbanyak amal ibadah dan membiasakan anak-anak menulis kalimat Bismillahirrahmanirrahim sebanyak 113 kali sebagai bentuk pendidikan spiritual sejak dini.

Selain itu, ia juga menyampaikan kisah Nabi Adam AS dan Nabi Yunus AS sebagai bagian dari keutamaan bulan Muharram.

Menurutnya, pelaksanaan haul bukan sekadar mengenang para ulama dan habaib yang telah wafat, tetapi juga sebagai sarana mengambil keteladanan serta mengharapkan keberkahan dari perjuangan mereka dalam menyebarkan ajaran Islam.

“Haul ini menjadi pengingat bagi kita untuk mengenang jasa para habaib dan ulama serta mengharapkan keberkahan mereka menjadi keberkahan pula bagi seluruh umat,” ujarnya.

Usai kegiatan, Camat Seram Timur Said Awat Alhamid mengatakan bahwa pelaksanaan haul memiliki banyak nilai positif, mulai dari mempererat tali silaturahmi hingga memperkuat ukhuwah Islamiyah antara masyarakat dan unsur pemerintahan.

“Haul juga menjadi sarana untuk berdoa memohon kepada Allah SWT agar kita semua senantiasa diberikan keselamatan, petunjuk, serta bimbingan dalam menjalani kehidupan,” kata Alhamid.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan kepada para leluhur yang selama hidupnya telah memberikan teladan dalam kehidupan beragama maupun bermasyarakat.

Menurut Alhamid, penyelenggaraan Haul Akbar Habib, Masyayikh dan Ulama Se-Pulau Seram di Kecamatan Seram Timur merupakan yang pertama kalinya dan diharapkan dapat menjadi tradisi keagamaan yang terus dilaksanakan pada masa mendatang.

“Ini adalah acara yang pertama kali dilaksanakan di Kecamatan Seram Timur. Semoga menjadi tradisi baru bagi kita semua untuk terus berselawat sekaligus mengenang para tokoh agama yang telah berjasa bagi negeri ini,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Geser beserta jajaran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para habaib, ibu-ibu Majelis Taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.***CNI-01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *