Ambon, CakraNEWS.ID – Komisaris Utama PT PLN Energi Gas, Saiful Chaniago, membagikan pengalaman perjalanan kariernya dari Maluku hingga dipercaya menduduki posisi strategis di tingkat nasional saat menjadi narasumber dalam kegiatan Coffee Talk BKPRMI Maluku yang digelar di Cafe Pelangi, Kota Ambon, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Investasi (LPEKIN) BKPRMI Maluku tersebut mengusung tema “Dakwah & Entrepreneur Sharing Session” dan dihadiri kalangan pemuda, remaja masjid, mahasiswa, aktivis organisasi, serta pelaku UMKM.
Dalam forum tersebut, Chaniago menegaskan bahwa keberhasilan seseorang di tingkat nasional tidak ditentukan oleh asal daerah, melainkan oleh kemauan untuk belajar, bekerja keras, dan menjaga konsistensi dalam menjalani proses.
Menurutnya, anak-anak daerah, termasuk generasi muda Maluku, memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan dan berkontribusi bagi bangsa apabila mampu membangun kapasitas diri serta rekam jejak yang baik.
“Saya selalu percaya bahwa kesuksesan bisa diraih di mana saja, baik di Maluku maupun di tingkat nasional. Kuncinya ada pada diri kita sendiri. Jika ingin berhasil di level nasional, kita harus bersungguh-sungguh, sabar menghadapi tantangan, dan konsisten dalam proses perjuangan,” ujar Chaniago.
Ia mengisahkan bahwa perjalanan menuju jabatan yang kini diembannya bukanlah sesuatu yang instan. Sejak mulai berkiprah di tingkat nasional pada 2015, dirinya harus meninggalkan Ambon dan menghadapi berbagai tantangan selama hampir satu dekade sebelum akhirnya memperoleh kepercayaan menduduki posisi Komisaris Utama PT PLN Energi Gas.
“Alhamdulillah, saat ini saya dipercaya mengemban salah satu jabatan strategis. Namun pencapaian itu tidak datang begitu saja. Ada proses panjang yang harus dilalui dengan penuh kesabaran dan komitmen,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Chaniago juga mengajak generasi muda Maluku untuk tidak merasa minder dalam bersaing dengan sumber daya manusia dari daerah lain. Ia menilai putra-putri Maluku memiliki kemampuan yang tidak kalah apabila terus meningkatkan kompetensi dan memberikan kontribusi nyata sesuai bidang masing-masing.
“Saya ingin menyampaikan kepada generasi muda Maluku bahwa kita mampu bersaing di pusat. Yang terpenting adalah fokus memberikan nilai dan kontribusi terbaik sesuai bidang masing-masing,” ungkapnya.
Selain berbagi pengalaman karier, Chaniago turut menyinggung pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menilai kemajuan Maluku membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda yang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan.
Pada kesempatan yang sama, Chaniago juga menegaskan komitmennya untuk ikut mendorong percepatan pengembangan Proyek Gas Abadi Masela dan berbagai program energi strategis lainnya yang dinilai dapat memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Maluku.
Menurutnya, potensi sumber daya alam yang dimiliki Maluku harus mampu dikelola secara optimal agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat daerah.
Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Maluku Ahmad Ilham Sipahutar mengatakan kegiatan Coffee Talk diselenggarakan sebagai ruang belajar, berbagi pengalaman, serta memperkuat jejaring generasi muda dalam bidang dakwah, kepemimpinan, dan kewirausahaan.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai peluang pengembangan usaha dan pembangunan daerah, tetapi juga mendapatkan inspirasi langsung dari tokoh asal Maluku yang berhasil meniti karier hingga level nasional.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta seputar pengembangan diri, kepemimpinan, dunia usaha, hingga peluang generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan Maluku dan Indonesia.***
