Ketua TP PKK Maluku Kunjungi Seram Bagian Barat

Adventorial News

Piru, CakraNEWS.ID– Maya Baby Lewerissa melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Seram Bagian Barat dalam rangka meresmikan Walang Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Desa Lumoli, Selasa (12/5/2026).

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat di Kecamatan Seram Barat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup warga.

Usai meresmikan Walang Transformasi Posyandu, Maya Baby Lewerissa bersama Rosbiyani dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku, Anna Yunus, meninjau langsung sejumlah rumah kumuh dan tidak layak huni di Desa Lumoli.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan RTLH diserahkan secara simbolis kepada keluarga Simon Towelly serta perwakilan masyarakat dari Desa Piru, Desa Eti, Desa Niniari, dan Desa Morekau. Bantuan itu merupakan bagian dari program pembangunan 50 unit rumah layak huni di wilayah Kecamatan Seram Barat.

Dalam sambutannya, Maya Baby Lewerissa menegaskan bahwa rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi perhatian pemerintah.

“Pemerintah hadir untuk memberikan akses hunian layak bagi masyarakat di Provinsi Maluku, khususnya di Kabupaten Seram Bagian Barat. Program ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan RTLH tersebut merupakan program Pemerintah Pusat yang disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Maluku kepada masyarakat kurang mampu di 11 kabupaten/kota.

Melalui program unggulan Gubernur Maluku “Manggurebe Biking Bae Rumah”, pada tahun 2025 Kabupaten Seram Bagian Barat mendapat alokasi bantuan RTLH untuk Desa Piru sebanyak 19 unit, Desa Niniari 9 unit, Desa Eti 11 unit, dan Desa Morekau 11 unit.

Menurut Maya, Pemerintah Provinsi Maluku juga terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat guna memperluas cakupan bantuan rumah layak huni di Maluku.

“Pada tahun 2026, Maluku akan mendapatkan program peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 2.298 unit yang tersebar di 11 kabupaten/kota,” katanya.

Khusus untuk Kabupaten Seram Bagian Barat, lanjutnya, mendapat alokasi sebanyak 191 unit RTLH.

Pemerintah Provinsi Maluku juga akan terus mendorong tambahan alokasi bantuan mengingat kebutuhan hunian layak masih sangat dibutuhkan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *