Kolaborasi IPCC Terminal dan Ruang Guru Cerdaskan Anak Bangsa

Pendidikan

DARI SABANG SAMPAI MERAUKE, IPCC TERMINAL KENDARAAN BAGIKAN SERTIFIKAT PROGRAM BAHASA INGGRIS UNTUK SISWA SMA.

Ambon,CakraNEWS.ID- IPCC Terminal Kendaraan sebagai bagian dari PT Pelindo menggandeng Ruangguru, perusahaan teknologi pendidikan terbesar di Asia Tenggara, untuk membagikan sertifikat program Bahasa Inggris yang diperuntukkan khusus siswa SMA kelas 12. Serentak di dua kota yaitu Medan dan Ambon, IPCC membagikan sertifikat secara langsung kepada penerima program yang berasal dari Maluku dan Sumatera Utara.

Sertifikat diserahkan oleh Wakil Direktur Utama PT Pelindo, Hambra di kota Ambon dan penyerahan di kota Medan dilakukan oleh Direktur Utama IPCC Terminal Kendaraan, Rio T.N. Lasse. Program TJSL IPCC perdana berskala nasional “IPCC English Program for Indonesia” menjadi pelopor pertama di Indonesia karena melibatkan siswa dari Sabang sampai Merauke dengan mengandalkan teknologi digital di era pemulihan pandemi.

Program beasiswa kursus bahasa Inggris untuk siswa kelas 12 ini berlangsung selama 3 bulan mulai dari 1 Agustus sampai dengan 31 Oktober 2022 dengan jumlah penerima bantuan sejumlah 100 siswa dari 18 provinsi (Banda Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bandar Lampung, Banten, DKI Jakarta, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua).

Penerima beasiswa mendapatkan pelatihan bahasa Inggris melalui Ruangguru Privat, yang merupakan platform kursus privat eksklusif dengan pengajar terbaik dari Ruangguru.

Hambar Samal, Wadirut PT. Pelindo, menyatakan, sejalan dengan semangat Kementerian BUMN dalam memfokuskan TJSL pada tiga sektor, salah satunya adalah Pendidikan.

“IPCC selaku anak usaha Pelindo turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda Indonesia,” katanya.

Rencananya, lanjut Hambra, program ini akan rutin digelar setiap tahunnya untuk siswa SMA agar dapat mempersiapkan diri menghadapi jenjang berikutnya, baik yang ingin melanjutkan ke bangku kuliah, bekerja maupun membuka lapangan pekerjaan baru.

Guna mencetak SDM Unggul Indonesia, IPCC akan senantiasa hadir untuk generasi muda yang sulit mengakses Bahasa Inggris terutama yang berasal dari pelosok daerah.

“Setelah 3 bulan ini, kami berharap mereka dapat berkembang secara mandiri dengan bekal Bahasa Inggris yang sudah didapatkan selama kursus di IPCC. Meski program ini telah selesai, para penerima program tetap dalam pendampingan tim TJSL IPCC untuk kedepannya dapat diinfokan dan diprioritaskan jika ada program-program IPCC lainnya,” harap putra terbaik Maluku tersebut.

Ditegaskan, tidak hanya mencerdaskan generasi muda Indonesia, IPCC juga memberikan kesempatan untuk internal perseroan seperti tenaga alih daya (outsourcing), petugas pengamanan dan petugas kebersihan IPCC untuk menjadi relawan program IPCC English Progam for Indonesia.

Para relawan diajarkan untuk menjadi mentor bagi para siswa penerima program dengan belajar kemampuan berkomunikasi, koordinasi, presentasi dan kerjasama tim.

Dirut IPCC Terminal Kendaraan

Sementara Direktur utama IPCC menegaskan, program TJSL IPCC Peduli juga harus bermanfaat bagi internal perseroan. Mereka yang bekerja mendukung operasional bisnis dengan senantiasa 24 jam melakukan pengamanan dan pembersihan di area perusahaan juga diberikan kesempatan untuk belajar hal lain yang dapat meningkatkan pengalaman kerja mereka.

“Melalui program ini, mereka telah belajar banyak hal seperti membaca, berbicara dan menulis dalam Bahasa Inggris, menjadi jembatan komunikasi antara Perusahaan dengan penerima program, menjadi pendamping kelas bagi para penerima program selama tiga bulan dan melakukan presentasi atas laporan bulanan masing-masing kelas penerima program,” ujar Rio.

Selaras dengan semangat IPCC, program beasiswa Bahasa Inggris ini juga merupakan terobosan baru dari Ruangguru. Program ini dilandasi oleh tingginya antusiasme generasi muda untuk belajar bahasa Inggris serta komitmen pemerintah untuk mendukung perluasan program beasiswa dalam upaya mencetak SDM unggul.

Dijelaskan, tingginya antusiasme dari siswa terbukti dari banyaknya pendaftar program yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Merauke bahkan pulau-pulau kecil lainnya.

Berangkat dari semangat G20, “Recover Together, Recover Stronger” IPCC bertekad untuk membangkitkan kembali semangat generasi muda Indonesia untuk belajar dan berkembang pada era transformasi sistem pendidikan berbasis digital.

“Selaras dengan semangat baru IPCC, “Beyond The Gate”, untuk menjadi pendobrak keterbatasan akses pendidikan yang sebelumnya kurang terjangkau oleh generasi muda di pelosok, kini dapat diakses dengan lebih mudah berkat adanya teknologi digital,” tanda Rio.

Ruang Guru

Senada, Arman Wiratmoko, SVP Corporate Strategy and Finance Ruangguru memberikan apresiasi atas kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan oleh IPCC untuk menjadi bagian dari program TJSL ini.

Tujuan yang dibawa IPCC sejalan dengan visi Ruangguru yaitu untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi siswa-siswi di Indonesia.

“Kami menyambut baik semangat ini dengan menghadirkan pengajar dan modul yang berkualitas. Secara khusus, program kali ini berfokus pada kursus bahasa Inggris, karena kami menyadari pentingnya kemampuan berbahasa Inggris bagi generasi muda untuk bersaing di era modern.”

“Ruangguru percaya kolaborasi program TJSL dengan IPCC sebagai perusahaan BUMN terkemuka di Indonesia dapat semakin memperluas dampak positif yang kami berikan pada masyarakat,” pungkas Arman.*** CNI-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.