Bula, CakraNEWS.ID – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kian Darat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, pemerintah desa, tenaga pendidik, serta masyarakat menggelar Salat Istisqa atau salat memohon hujan di Lapangan Ratu Ema, Desa Angar, Kecamatan Kian Darat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Sabtu (19/9/2026).
Salat Istisqa yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIT tersebut dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama kepada Allah SWT di tengah kondisi kemarau yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Kondisi tersebut juga diwarnai dengan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap di sejumlah wilayah Kabupaten SBT dan sekitarnya.
Salat sunah Istisqa dipimpin oleh Sahidin Kelsaba, S.Hi, sedangkan khotbah disampaikan Kepala KUA Kecamatan Kian Darat, Muhlis Weulartafella, S.Hi.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kian Darat Abu Hasan Tokomadoran, S.PdI jajaran KUA Kecamatan Kian Darat, unsur Forkopimcam, para kepala sekolah SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA, Kepala Puskesmas Perawatan Kilga Rafika Rumalolas, A.Md.,Keb, Ketua Lembaga Eduasyik M. Afif Rumbouw, S.IP, Ketua LPTQ Kecamatan Kian Darat Jufri Rumadaul, S.Sos, Penyuluh KUA Kian Darat Saharudin Kelsaba, S.Hi, Kepala Desa Angar Najam Kelsaba, S.Pd.I bersama perangkat desa, serta masyarakat.
Turut hadir pejabat desa se-Kecamatan Kian Darat, staf dan dewan guru, serta siswa-siswi MA LKMD Kian Darat.
Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut merupakan bagian dari ikhtiar keagamaan sekaligus tindak lanjut imbauan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku dan Kementerian Agama Kabupaten SBT agar kepala KUA di tingkat kecamatan berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dalam mengajak masyarakat melaksanakan Salat Istisqa.
Kepala KUA Kecamatan Kian Darat Muhlis Weulartafella, S.Hi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah kecamatan, unsur Forkopimcam, tokoh agama, pemerintah desa, serta masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah dilaksanakan antara KUA Kian Darat dan unsur Pemerintah Kecamatan Kian Darat serta masyarakat. Terima kasih juga kepada seluruh jamaah dan masyarakat yang telah ikut serta dalam pelaksanaan Salat Istisqa ini,” ujar Muhlis.

Ia berharap doa dan ikhtiar yang dilakukan bersama tersebut mendapat ridha dan dikabulkan Allah SWT, sehingga kemarau panjang, Karhutla, dan kabut asap yang terjadi di wilayah Kian Darat maupun SBT dapat segera berakhir.
Menurutnya, kondisi kemarau juga berdampak terhadap tanaman perkebunan masyarakat, termasuk pala dan cengkeh yang menjadi salah satu sumber penghidupan warga.
“Semoga usaha dan doa yang kita panjatkan diijabah oleh Allah SWT. Semoga musibah kemarau, Karhutla dan kabut asap ini segera berakhir, kondisi kembali normal, dan Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya.
Muhlis menambahkan, sebagian tanaman milik warga mulai terdampak akibat kondisi cuaca yang panas dan minimnya curah hujan. Karena itu, ia berharap hujan segera turun sehingga ketersediaan air bagi masyarakat kembali mencukupi dan tanaman perkebunan dapat tumbuh dengan baik.

Sementara itu, Camat Kian Darat Abu Hasan Tokomadoran, S.Pd.I, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Salat Istisqa.
Ia berharap kebersamaan yang ditunjukkan pemerintah, tokoh agama dan masyarakat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi kemarau dan dampak Karhutla.
“Terima kasih atas partisipasi seluruh jamaah dan masyarakat yang telah hadir. Semoga dengan doa dan ikhtiar kita bersama, bencana ini cepat terselesaikan dan hujan segera turun,” ungkapnya.
Menurut Abu Hasan, Salat Istisqa juga menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak istighfar dan melakukan introspeksi diri, sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat.
Ia berharap Allah SWT mengabulkan doa seluruh jamaah, menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan, serta memberikan keselamatan dan kesehatan bagi masyarakat.
“Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang penuh rahmat dan keberkahan, memadamkan titik-titik Karhutla, menghilangkan kabut asap, serta memberikan keselamatan dan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Kian Darat dan Kabupaten SBT pada umumnya,” pungkasnya.***CNI-01

