Pemkab MBD Bersama Tim Gustu Covid-19, Datangkan 3 Tenaga Medis Dinkes Provinsi Maluku Latih Tenaga Medis Di MBD Cara Pengambilan SWAB Pasien Covid-19

Pemerintahan

MBD,CakraNEWS.ID- Langkah kongkrit penanganan penularan wabah Covid-19, yang menjadi wacana publik masyarakat di Kabupaten Maluku Barat, disikapi Pemerintah Kabupaten bersama tim gugus penanggulangan Covid-19 di bumi Kalwedo,  dengan mendatangkan 3 orang tenaga medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dengan menggunakan Pesawat Susi Air, Rabu (27/5/2020).

Langkah ini diambil Pemkab MB, untuk menjabat hasil  karena Rapid Test Covid-19, kepada 2 warga MBB pelaku perjalanan yang di karantina di penginapan Scorpion, di Kota Tiakur, pada tanggal 23 Mei 2020 kemarin.

Melihat kondisi Kabupaten Maluku Barat Daya yang terbatas dalam sarana  transportasi, minimnya peralatan kesehatan dan tenaga medis maka Gugus Tugas Penanganan Covid-19 memutuskan untuk melakukan SWAB pada ke-20 pelaku perjalanan yang dikarantina di Penginapan Scorpion bersama-sama dengan 2 orang yang memiliki hasil Reaktif rapid test tersebut.

Kedatangan ke-tiga tenaga medis tersebut sekaligus untuk melatih tenaga medis yang bertugas di Maluku Barat Daya tentang cara pengambilan SWAB. Sehingga diharapkan kedepan tenaga medis di Kabupaten Maluku Barat Daya mempunyai pengetahuan dan kemampuan untuk melakukan SWAB pada pasien Covid-19.

Atas kerja sama yang baik dari berbagai pihak, hasil SWAB ke -20 pelaku perjalanan telah dibawah ke Ambon untuk diuji melalui Real Time-PCR (RT-PCR) dengan Pesawat Susi kemarin, Kamis (28/05/2020).

Selain itu pengujian SWAB memerlukan beberapa minggu sampai hasilnya keluar sehingga perlu bersabar untuk menunggu hasil pengujiannya. Pemerintah Dearah berharap hasil RT-PCR tersebut negatif agar daerah ini tetap bersih dari Covid-19.

“Pemerintah Daerah menghimbau masyarakat untuk tidak bersifat diskriminatif dan tidak menghindari atau mengucilkan keluarga dari pelaku karantina ataupun keluarga dari yang hasil rapid tesnya bersifat reaktif, serta masyarakat diharapakan tetap tenang, jangan panic, tetap beraktivitas seperti biasa, menggunakan masker selama diluar rumah, jangan berkerumun, jaga jarak, cuci tangan setiap saat, menerapkan pola hidup bersih dan sehat,”ungkap Bupati MBD, Benjamin Thomas Noach, dalam rilisnya melalui website humas Kabupaten MBD, Jumat (29/5/2020). (CNI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *