PKM Kiandarat Tundukkan Artafella, Balas Kekalahan di Fase Grup dan Melaju ke Final FKM 2026

Adventorial Berita Pilihan Lintas Nusantara Lintas peristiwa News Olahraga

BULA, CakraNEWS.ID — Drama sengit tersaji dalam pertandingan Volleyball Putri Festival Kampung Merdeka (FKM) 2026 antara PKM Kiandarat dan Artafella yang berlangsung di Lapangan Voli Ratu Ema, Desa Angar, Kecamatan Kiandarat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kamis (10/9/2026).

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim tampil agresif dengan mengandalkan servis, pertahanan, serta serangan melalui smash. PKM Kiandarat membuka permainan dengan baik.

Akurasi serangan yang cukup efektif membuat PKM Kiandarat mampu memimpin 4-1 atas Artafella.

Artafella berusaha merespons tekanan tersebut. Sejumlah smash yang tepat sasaran membuat pertandingan semakin menarik. Namun, PKM Kiandarat kembali menjaga keunggulan hingga skor 7-4.
Memasuki pertengahan set pertama, pertandingan berlangsung semakin berimbang. Kedua tim saling menguasai bola dan mengejar perolehan poin hingga skor 7-7.

PKM Kiandarat kemudian mampu menemukan momentum. Permainan yang lebih konsisten membuat mereka kembali unggul 9-7. Keunggulan PKM Kiandarat terus bertahan hingga memasuki fase krusial set pertama. Mereka sempat memimpin 17-13, tetapi Artafella tidak menyerah dan terus memberikan tekanan.

Perlawanan Artafella membuahkan hasil. Kedua tim kembali terlibat kejar-kejaran poin hingga kedudukan berubah menjadi 18-18. Memasuki poin-poin akhir, tensi pertandingan semakin tinggi. Kedua tim tampil tanpa mengendurkan serangan. Skor kembali sama kuat 22-22, sebelum akhirnya berlanjut hingga 24-24.

Pada situasi kritis tersebut, PKM Kiandarat mampu bermain lebih tenang. Dua poin beruntun berhasil diamankan dan mengantarkan PKM Kiandarat memenangkan set pertama dengan skor 27-25.

Artafella Bangkit di Set Kedua
Memasuki set kedua, Artafella mencoba mengambil inisiatif. PKM Kiandarat sempat tertinggal pada awal permainan sebelum mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Pertandingan kembali berjalan ketat seperti set pertama. Kedua tim saling mengejar poin dan tidak memberikan ruang bagi lawan untuk membangun keunggulan jauh.

Kedudukan kembali imbang 6-6 sebelum PKM Kiandarat menemukan celah untuk unggul 9-7. Namun, Artafella kembali menunjukkan perlawanan. Perlahan mereka memangkas jarak hingga akhirnya berbalik unggul tipis 16-15.

Momentum pertandingan terus berubah. Kedua tim saling memberikan tekanan melalui serangan dan pertahanan hingga skor kembali sama kuat 23-23.

Karena pertandingan berlangsung hingga malam dan mempertimbangkan kondisi penerangan serta waktu pelaksanaan, panitia kemudian menghentikan sementara pertandingan. Kedudukan 23-23 menjadi akhir permainan pada malam tersebut.

Pertandingan kemudian dilanjutkan pada Jumat (11/9/2026). Memasuki laga lanjutan, kedua tim kembali tampil penuh determinasi untuk mengamankan kemenangan.

Dalam persaingan yang kembali berlangsung ketat, PKM Kiandarat akhirnya mampu mengunci kemenangan set kedua dengan skor 25-23. Hasil tersebut membuat PKM Kiandarat memastikan kemenangan atas Artafella dan melangkah ke babak semifinal FKM 2026.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pembalasan atas hasil pertemuan kedua tim sebelumnya. PKM Kiandarat pernah mengalami kekalahan dari Artafella pada babak penyisihan Grup A.

Pertemuan kembali di fase gugur menjadi kesempatan bagi PKM Kiandarat untuk membalikkan keadaan. Kesempatan tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik. Dengan kemenangan atas Artafella, PKM Kiandarat tidak hanya mengamankan tiket ke fase berikutnya, tetapi juga menegaskan kebangkitan mereka setelah sebelumnya takluk di fase grup.

PKM Kiandarat kini melangkah ke babak final dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Artafella harus mengakhiri perjuangannya setelah memberikan perlawanan sengit hingga pertandingan terakhir.***CNI-01/Baim AR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *