Demonstrasi BEM Mahasiswa Se-Maluku Tengah, Diterima Wakil Ketua dan Anggota DPRD Maluku Tengah

Pemerintahan

Malteng,CakraNEWS.ID- Sekitar 200 masa Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Mahasiswa se-kabupaten Maluku Tengah melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Malteng guna menyampaikan aspirasi masyarakat terkait penolakan  kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), kenaikan harga barang pokok berupa minyak goreng dan juga wacana tiga (3) periode jabatan presiden. Aksi demo yang di laksanakan serempak ini di lakukan di depan kantor DPRD Malteng ,di kawal ketat jajaran Kepolisian Resort Maluku Tengah.

Berdasarkan pantauan media ini, ada tiga hal penting yang menjadi tuntutan aksi demo meliputi: penolakan jabatan 3 periode jabatan Presiden yang kini di wacanakan, menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan menolak kenaikan harga barang pokok berupa minyak goreng.

Dalam orasinya, mahasiswa menuntut agar DPRD sebagai lembaga penyalur aspirasi rakyat dapat menyikapi dan menyampaikan tuntutan penolakan masa jabatan 3 periode tersebut kepada DPR-RI dan juga pemerintah Pusat.

Sementara itu terkait dengan masalah kenaikan BBM dan kenaikan harga minyak goreng  (migor), mahasiswa meminta agar DPRD Malteng segera mungkin melakukan pemanggilan kepada jajaran terkait guna meminta pertanggung jawaban terhadap kenaikan harga BBM dan Migor yang meresahkan masyarakat terutama bagi masyarakat golongan ekonomi lemah di kabupaten yang berjuluk Pamahanunusa.

Menurut Mahasiswa, kenaikan harga BBM dan Migor di malteng menjadi momok besar bagi masyarakat di kala masyarakat ekonomi lemah dengan pendapatan di bawah rata-rata indeks UMR di yakini tidak mampu untuk membeli BBB maupun Migor dengan harga yang cukup melampaui kemampuan ekonomi.

Olehnya itu Mahaswa yang tergabung dalam BEM Mahasiswa Se-Malteng meminta agar DPRD dapat melakukan kewenangannya sebagai fungsi kontrol dan dapat memanggil dinas terkait guna meminta pertanggung jawaban sehingga baik BBM maupun Migor dapat di beli oleh masyarakat ekonomi lemah.

Selain itu juga mereka (mahasiswa) meminta agar DPRD melakukan pengawasan guna menghindari penimbunan BBM maupun Migor oleh oknum-oknum tertentu di daerah ini.

Menyikapi aksi demo tersebut, Wakil Ketua DPRD Malteng dari Fraksi Gerindra, Kace Haurissa yang di dampingi beberapa anggota DPRD menerima BEM Mahasiswa Se-Maluku Tengah yang melakukan aksi demo di depan kantor DPRD.

Haurissa dalam arahannya di depan para demonstran mengatakan kalau apa yang menjadi aspirasi masyarakat yang di suarakan oleh mahasiswa BEM Maluku Tengah juga dapat di rasakan oleh seluruh elemen masyarakat termasuk para anggota DPRD Malteng.

“Ya, apa yang di sampaikan saudara-saudara mahasiswa atas nama masyarakat Indonesia terutama di kabupaten tertua ini, kami juga sebagai anggota DPRD yang mewakili masyarakat di daerah ini juga turut merasakan penderitaan rakyat atas kenaikan harga BBM dan Migor,”ucap Haurissa.

Haurissa mentangtakan, aspirasi yang di sampaikan hari ini menjadi bahan diskusi kita bersama selaku anggota DPRD maupun Mahasiswa guna membantu keluh kesah masyarakat kita di daerah ini yang memiliki ekonomi di bawah rata-rata.

Kendati demikian Haurissa menegaskan, tuntutan Mahasiswa terkait wacana 3 periode kepemimpinan Presiden dan juga kenaikan harga BBM dan migor akan segera di kaji dan di evaluasi kemudian di sampaikan sebagai aspirasi masyarakat Malteng ke pemerintah pusat dan DPR-RI.

Sementara untuk menjaga kestabilan harga BBM dan Migor serta menghindari penimbunan ya secara gelap, DPRD segera akan memanggil instansi terkait guna meminta pertanggung jawabannya, serta DPRD terus melakukan pengawasan di lapangan.

“Hari ini juga kita DPRD melalui komisi II segera memerintahkan Sekwan untuk menyurati dan memanggil instansi terkait yang bertanggung jawab terkait masalah BBM dan Migor.Nanti hasilnya baru akan di sampaikan kepada Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Mahasiswa Malteng baik secara lisan ataupun tertulis,” tegas Haurissa. *CNI-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.