Fakum Selama 9 Tahun, KONI  Maluku Tengah Kembali Dibentuk

Pemerintahan

Malteng,CakraNEWS.ID-Selama 9 tahun,Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maluku Tengah fakum dan tidak berfungsi. Hal ini mengakibatkan para atlit-atlit olah raga di daerah ini menjadi senyap dan tidak ada tempat untuk bernaung bahkan tidak bisa mengikuti ifen olah raga baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun di tingkat nasional.

Akibat kefakuman ini membuat para atlit dari kabupaten berjuluk Pamahanunusa ini tidak mengetahui arah dan tujuan kemana harus melangkah dan bahkan bisa mengembankan olah raga yang di miliki. Padahal kabupaten Maluku Tengah merupakan kabupaten tertua dengan segudang atlit olah raga  yang di miliki.

Olehnya itu, melalui ketua KONI Provinsi Maluku, Murad Ismail yang juga merupakan Gubernur Maluku akhirnya membentuk kembali KONI Kabupaten Maluku Tengah melalui Musyawarah Olah Raga KONI Kabupaten Maluku Tengah yang berlangsung di Baileo Soekarno Malteng, Sabtu (15/10/2022). Musyawarah KONI Malteng tersebut,dibuka secara langsung oleh Pj.Bupati Malteng Muhammad Marasabessy yang di wakili Assisten II Setda Malteng Nova Anakotta.

Musyawarah olah raga Koni Malteng ini di hadiri oleh Ketua harian KONI Maluku, Mustafa Kamal. ketua Bidang Media dan Humas Izaak Tulalessy, perwakilan Forkopimda Malteng, dan pengurus cabang olah raga serta anggota KONI Malteng.

Marasabessy dalam sambutannya yang di bacakan Nova Anakotta (Assisten II Setda Malteng) mengatakan, pemerintah daerah Malteng mendukung pelaksanaan kegiatan Musyawarah Olah Raga Kabupaten II (Musorkab II) KONI Malteng.

Musorkab II ini ucap Marasabessy merupakan ajang untuk mengaktifkan kembali kepengurusan KONI Malteng bersama semua kepengurusan cabang olah raga yang ada di daerah ini sehingga mampu melahirkan kembali para atlit-atlit berbakat yang ada di Malteng.

“Kita ketahui bersama kalau Kabupaten berjuluk Pamahanunusa ini memiliki segudang atlit berbakat yang sudah banyak menghasilkan para duta yang bisa mewakili kabupaten Malteng, provinsi Maluku maupun nama besar Negara Indonesia pada ajang olah raga baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional,” ucap Marasabessy.

Ada beberapa hal penting yang di sampaikan Marasabessy pada Musorkab II meliputi, semua pemangku kepentingan yang terkait dengan masalah olah raga sudah harus bangkit dari kefakuman dan segera mengaktifkan kembali KONI Malteng, agar potensi atlit yang ada bisa di orbitkan kembali dalam berbagai ajang olah raga baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

“KONI Malteng sudah harus mengambil langkah konstruktif dan komprehensif dalam pembinaan serta pengembangan olah raga di Malteng,”pinta Marasabessy.

Menurut Marasabessy kalau Malteng memiliki segudang atlit berprestasi yang sudah banyak melahirkan duta-duta olah raga yang mewakili provinsi Maluku maupun Indonesia di ajang-ajang olah raga Nasional dan Internasional.

Marasabessy juga berharap, selain pelaksanaan Musorkab II KONI Malteng, selain menghidupkan kembali cabang olah raga dan para atlit yang ada, kegiatan ini juga mampu menghasilkan kepengurusan KONI Malteng yang mampu mengembalikan citra kabupaten yang memiliki segudang atlit ini menjadi hidup kembali.

Selain itu juga dirinya berharap agar terbentuknya kepengurusan KONI Malteng melalu Musorkab II ini maka KONI Malteng sudah harus menetapkan program-program kerja dan pembinaan olah raga prestasi jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek.

“Saya yakin bahwa setelah terbentuk kepengurusan KONI ini maka pengurus sudah harus bekerja semaksimal mungkin dan beradaptasi dengan semua cabang olah raga guna bisa melahirkan atlit yang nantinya akan mewakili kabupaten Malteng pada ajang olah raga perovinsi Maluku (Popmal IV) yang akan di laksanakan pada 17-27 November 2022 mendatang. Dan saya yakin nantinya pada ajang Popmal IV bulan depan, para atlit Malteng yang akan berlaga di pentas olah raga Maluku ini akan mampu memberikan hasil terbaik bagi masyatakat dan daerah ini,” harap Marasabessy.

“Bagi masing-masing pengurus dan pembina pada cabang olah raga, saya berharap agar dalam kurun waktu yang pendek ini kalian dapat membina, mendidik dan bahkan mampu melahirkan para atlit yang bisa mengharumkan kabupaten Malteng pada pesta Popmal IV nantinya bahkan bisa berlaga di pentas-pentas olah raga Nasional mewakili provinsi Maluku,” Pintanya. *CNI-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.