Hadiri Sidang Jemaat GPM Immanuel Karang Panjang, Camat Sirimau Titip Tiga Pesan

Agama

Ambon,CakraNEWS.ID-Camat Kecamatan Sirimau kota Ambon, M Aulia Waliulu menghadiri sidang Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Imanuel Karang Panjang ke-41 tahun, Minggu (25/02/2024).

Aulia dalam sambutan menyampaikan Selamat sekaligus terimakasih dan apresiasi kepada Jemaat serta panitia dalam penyelenggaraan sidang dimaksud.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankanlah saya mengajak kita semua, sang kepala gereja karena atas tuntunan dan penyertaannya kita dapat menghadiri acara persidangan ke-41, jemaat GPM Immanuel classis kota Ambon yang dilaksanakan dalam tema central gereja protestan Maluku yaitu beritakanlah tahun rahmat Tuhan telah datang dan kerjakanlah keselamatanmu dan subtema bersama-sama meningkatkan kualitas hidup sebagai wujud bertumbuhnya keluarga Allah di saat ini,” ungkap Aulia.

Aulia menyatakan, berpedoman pada ketentuan yang diatur dalam tata gereja dan peraturan pokok gereja protestan Maluku tentang jemaat, maka persidangan jemaat merupakan lembaga pengambilan keputusan tertinggi di tingkat jemaat, sebagai lembaga pengambilan keputusan tertinggi dalam jemaat,maka tentunya persidangan jemaat merupakan representasi dari seluruh stakeholder dalam jemaat, mulai dari wadah-wadah pelayanan unit sektor dan lain-lain.

Tingkat partisipasi dari seluruh stakeholder di dalam jemaat, tentunya akan sangat menentukan kualitas dari hasil persidangan hal ini penting, mengingat sidang jemaat adalah merupakan sebuah proses bersama untuk melakukan evaluasi dan menetapkan program-program jemaat yang dijabarkan dari dari Renstra jemaat, serta menetapkan anggaran pendapatan dan belanja jemaat.

“Selain itu, di dalam persidangan jemaat ini juga, akan membicarakan dan menyelesaikan masalah-masalah keutamaan yang relevan, di tahun 2024 ini,” ungkapnya.

Perjalanan tahun 2024 ini lanjut Aulia dalam sambutan, tentunya tidak semudah yang kita bayangkan tahun 2024 memiliki tantangan tersendiri, dan setidaknya kita semua akan diperhadapkan pada tiga tantangan besar, yaitu:

Yang Pertama adalah perubahan iklim dampak negatif perubahan itu iklim mencakup aspek yang sangat luas meliputi: krisis air bersih, krisis pangan, sampai pada gangguan kesehatan. Dampak tersebut sementara kita rasakan saat ini, cuaca yang sangat panas mengakibatkan debit air pada sumber-sumber air mengalami penurunan yang sangat drastis.

Selain itu, harga bahan pokok terutama bahan makanan mengalami peningkatan yang sangat tinggi, yang disebabkan karena terjadinya kekeringan pada daerah-daerah produksi.

Yang Kedua adalah ketidakpastian arah geopolitik dinamika politik global yang paling mencolok saat ini adalah rivalitas Amerika dan Tiongkok, perang Rusia dan Ukraina serta konflik timur tengah. Ketidak pastian arah geopolitik sangat mengganggu proses pemulihan ekonomi di Indonesia karena rendahnya investasi, berkurangnya angka kunjungan wisata, khususnya wisatawan mancanegara serta serta berkurangnya ekspor dan impor.

Yang Ketiga adalah berkurangnya pasokan energi, sirkulasi energi global akan semakin berkurang dan berpotensi kehilangan produksi hingga jutaan ton. Kondisi ini tentunya akan berdampak pada meningkatnya harga bahan bakar minyak maupun tarif dasar listrik.

“Di tengah-tengah tingginya faktor ketidakpastian tersebut, pemerintah kota Ambon terus berupaya untuk memperkuat daya tahan perekonomian yang sudah terbentuk selama ini. Keberlanjutan investasi pada program-program pemberdayaan masyarakat tetap dijaga karena perannya sangat vital dalam menjaga daya beli masyarakat untuk menjamin stabilitas sosial dan ekonomi,” terangnya.

Lanjut dikatakan, sejalan dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh GPM, untuk meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat, melalui gerakan keluarga menanam, gerakan keluarga melaut, dan gerakan keluarga memasarkan.
Pemerintah kota Ambon juga telah meluncurkan salah satu inovasi daerah, yaitu Kalesan kintal kosong.

“Kalesang kintal kosong, merupakan salah satu upaya pemerintah kota Ambon dalam mengendalikan inflasi daerah, untuk mendukung gerakan nasional pengendalian inflasi pangan melalui kegiatan menanam tanaman penyumbang inflasi seperti Chili, tomat dan lain-lain pada pekarangan rumah maupun lahan-lahan kosong,” papar Camat.

Pada sisi lain, momentum pemilu dan Pemilukada tahun 2024, perlu secara bersama-sama kita sukseskan demi menjaga stabilitas politik ,sosial, dan perekonomian di kota Ambon oleh karena itu, keberhasilan pemilu 2024 perlu dikawal dengan baik oleh seluruh pihak termasuk warga jemaat, karena stabilitas sosial dan politik merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga daya saing perekonomian daerah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kota Ambon.

“Saya untuk menyampaikan beberapa hal penting bagi kita semua yaitu, Pertama, keberhasilan pemerintah kota dalam membangun kota Ambon tercinta ini tentu tidak bisa dilepas pisahkan dari peran dan partisipasi bapak ibu dan saudara-saudari sekalian, untuk itu saya mengajak kita semua untuk tingkatkan terus partisipasi, koordinasi dan sinegritas baik dengan pemerintah provinsi Maluku, maupun pemerintah kota Ambon. Untuk mewujudkan masyarakat serta warga jemaat yang sejahtera bebas dari kemiskinan, bebas dari kebodohan, serta bebas dari keterbelakangan,” jelasnya.

Kedua, secara bertanggung jawab menjaga, merawat dan melestarikan alam Karena dengan demikian alam pun akan menjaga kita semua. Hindarilah kegiatan-kegiatan membuka lahan baru dengan cara membakar hutan. Buanglah sampah pada tempatnya ,jangan membangun rumah di daerah-daerah lereng atau di pinggiran sungai.

Ketiga terus menjaga persatuan dan kebersamaan sebagai warga gereja, tetapi juga dengan masyarakat sekitar. Hindari tawuran, keributan maupun konflik, baik antar baik antar gang maupun antar kelompok. Hindari mabuk-mabukan dan narkoba, hindari konvoi dan aksi balap liar, terutama dalam menyongsong pelaksanaan pemilu dan Pemilukada yang akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan,” pungkas Aulia.*CNI-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *