Kapolda Kepri: Bintara Polri Perbatasan Garda Terdepan Pengamanan Pemilu  

Polri

Kepri,CakraNEWS.ID- Pembobotan materi kepada para Bintara Polri perbatasan selama menekuni 7 bulan pendidikan di pusat pendidikan Sekolah Polisia Negara (SPN) Polda Kepri, menjadikan Bintara Polri Perbatasan harus mampu menjadi yang terbaik di tengah-tengah masyarakat.

Hal ini diungkapkan,Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto,S.IK, saat ditemui wartawan di Rupatama SPN Polda Kepri,Senin (4/3/2019).

“160 Bintara Remaja yang telah dilantik sebagai anggota Polri akan akan ditambah dengan 9 Bintara Polwan pendidikan pembentukan Bintara Polri Perbatasan. Hal ini dikarenakan Provinsi Kepulauan Riau dengan kondisi geografis yang 96% adalah wilayah Kepulauan sudah tentunya perlu adanya implementasi antisipasi tindakan-tindakan kejahatan antar wilayah seperti, peredaran gelap narkoba, peradagang orang (Human Trafficking) dan kejahatan lintas batas lainnya,”tutur Kapolda.

Mantan Kapolda Maluku itu mengungkapkan, Bintara Polri Perbatasan sebagai salah satu elemen terdepan dalam Pengamanan pemilu 2019 harus mampu melaksanakan tugas dengan optimal, persiapkan diri dengan baik tanamkan disiplin dan tekad yang kuat serta implementasikan pengetahuan dan keterampilan yang peroleh di lembaga pendidikan demi keberhasilan pelaksanaan tugas kepada masyarakat.

Selain itu Bintara Polri Perbatasan juga dibekali dengan kemampuan Polisi Tugas Umum (POLGASUM) yang tugas fungsinya lebih mengarah ke personil Sabhara (Samapta Bhayangkara) berupa pengaturan, penjagaan, patroli serta penanganan unjuk rasa pada tingkat penyelesaian yang dilakukan oleh Kompi Dalmas.  Serta materi mengenai penanganan ankontigensi.

“Dalam kaitannya itu, Bintara Polri Perbatasan akan dihadapkan kepada tugas Pengamanan pemilu 2019 yang tahapan pelaksanaannya tengah berlangsung saat ini. Pemilu tahun 2019 memiliki karakter karakteristik yang khas dengan segenap potensi kerawanan yang menyertai Polri bersama dengan TNI dan seluruh pemangku kebijakan, untuk bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkan Pemilu tahun 2019 yang aman lancar dan damai,”Harapnya

Dikatakannya, pendidikan selama 7, adalah untuk melatih para Bintara Polri perbatasan untuk menaati kewajibannya masing-masing Satuan Kerja (SATKER)  baik bersifat Pre-emtif dan Preventif.

“Sebagai Polisi Millenial yang masih muda,Bintara Polri perbatasan juga diberikan petunjuk dan arahan  sehingga pada saatnya sudah siap dalam menjalankan tugas yang baik sebagai anggota Polri,”Ucapnya. (CNI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.