KNPI SBB Apresiasi Langkah Pemda Tangani Konflik Iha–Luhu, Desak Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Pemerintahan

SBB,CakraNEWS.ID- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Seram Bagian Barat (SBB) mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten SBB dalam menangani konflik antara Desa Iha dan Desa Luhu, sekaligus mendesak penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi.

Ketua DPD KNPI SBB, Muhammad Fahrul Kaisuku, menilai respons yang dipimpin langsung oleh Bupati Asri Arman bersama unsur TNI-Polri menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemda SBB yang langsung bergerak merespons konflik ini. Ini bukti bahwa pemerintah hadir dan tidak tinggal diam ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Fahrul, pertemuan yang melibatkan Forkopimda, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat merupakan langkah strategis dalam mendorong rekonsiliasi serta meredam potensi konflik lanjutan.

Namun di sisi lain, KNPI SBB juga memberikan sorotan tegas terhadap penegakan hukum di wilayah tersebut.

Fahrul menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah persoalan hukum yang belum dituntaskan dan perlu menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

“Kami tegaskan, penegakan hukum tidak boleh setengah hati. Semua kasus, termasuk yang berkaitan dengan konflik ini, harus dituntaskan secara transparan dan adil,” tegasnya.

KNPI secara khusus mendesak Kapolres SBB, Andi Zulkifly, untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah terkait penanganan kasus-kasus hukum di Kabupaten SBB.

“Jangan sampai ada kesan pembiaran. Ketegasan hukum itu penting agar masyarakat percaya dan tidak muncul konflik baru di kemudian hari,” lanjutnya.

Ia menekankan bahwa rekonsiliasi sosial harus berjalan beriringan dengan kepastian hukum, sehingga penyelesaian konflik tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan.

KNPI SBB juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di Desa Iha dan Luhu, untuk tetap menjaga kondusivitas serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

“Pemuda harus jadi kekuatan pemersatu, bukan bagian dari masalah. Mari kita jaga daerah ini bersama agar tetap aman dan damai,” tutup Fahrul.

KNPI SBB menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses penyelesaian konflik, baik dari sisi rekonsiliasi maupun penegakan hukum, guna memastikan stabilitas keamanan di Seram Bagian Barat tetap terjaga.**CNI-03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *