Pasca Banjir Kemarin, Pemkab SBB Normalisasi Sungai Waisisi Desa Piru

Pemerintahan

Piru, CakraNEWS.ID– Berkaca dari kejadian meluapnya air hingga terjadi kebanjiran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Barat (SBB) akhirnya mengambil langkah cepat mengatasinya. Langkah Pemkab SBB itu dilakukan dengan cara normalisasi terhadap sumber bencana banjir. Yakni sungai Waisisi dusun Tanpol desa Piru.

Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten SBB Mansur Tuharea mengakui, normalisasi aliran air sungai itu atas perintah langsung Bupati Moh. Yasin Payapo.

Dijelaskan, Bupati SBB menerima saran bersifat permintaan warga untuk mengeruk sungai tersebut saat meninjau banjir dua hari lalu.

Sekda yang juga Plt Kepala BNPB SBB itu menyatakan, pasca diperintah Bupati ia langsung berkordinasi dengan TNI / Polri dan Masyarakat di Dusun Tanopol untuk sama sama mengawal normalisasi tersebut.

“Saya langsung memantau pekerjaan ini selaku plt Kepala BPBD kabupaten SBB,” jelas Tuharea.

Lanjut dikatakan, curah hujan akhir-akhir ini begitu tinggi. Sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Terlebih warga yang berdomisili di pinggiran sungai.

Berdasarkan pantauannya langsung di lapangan, Tuharea mendapati ada pengikisan hebat di dinding sungai. Pengikisan itu berpotensi besar menghanyutkan rumah warga. Untuk itu, pihaknya meminta warga di pinggiran sungai untuk sementara mengungsi. Karena cuaca saat ini menunjukan curah hujan yang akan turun kadang di malam hari.

“Dengan hormat, kami minta kepada Masyarakat yang mendiami wilayah pinggiran Sungai untuk sementara bisa menggungsi, karena curah hujan makin hari makin tinggi. Kita tidak tau sebentar, atau sebentar malam hujan akan turun lagi. Untuk itu kita hiktiar sebelum terjadi kebanjiran pada waktu malam,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Tuharea mengarahkan satu unit exsapator untuk mengeruk dan memadatkan dinding sungai Waisisi. Masyarakat dan sejumlah aparat kemanan baik TNI/Polri juga ikut serta membantu proses pengerjaan normalisasi tersebut.*(CNI-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.