BULA, CakraNEWS.ID – Pembukaan pertandingan Mini Soccer Festival Kampung Merdeka (FKM) 2026 berlangsung meriah di Lapangan Hijau Ratu Ema, Desa Angar, Kecamatan Kian Darat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Minggu (23/8/2026) sore.
Turnamen yang diikuti lebih dari 16 tim mini soccer dari sejumlah desa dan dusun di Kecamatan Kian Darat tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan FKM 2026. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarpemuda.
Dalam laga pembuka, pertandingan pertama mempertemukan AKG Sport melawan Alkasal Lui. Kedua tim bermain cukup ketat hingga pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.
Sementara pada pertandingan berikutnya, WSM Sport berhasil mengamankan kemenangan atas Rumbouw FC dengan skor tipis 1-0.
Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri perangkat desa, panitia pelaksana, manajer tim, tokoh masyarakat, serta para pemain dan peserta turnamen.
Lebih dari 16 tim yang ambil bagian dalam FKM 2026 berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Desa Angar, Artafella, Watu-Watu, Rumoga, Kelaba, serta Dusun Rumbouw.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan sistem kompetisi yang telah ditetapkan oleh panitia.
Ketua Panitia FKM 2026, Samad Rumbouw, dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan turnamen tersebut sejak awal diarahkan bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, tetapi juga sebagai momentum mempererat silaturahmi.
“Yang pertama sekali, katong jadikan pertandingan ini sebagai tali silaturahmi,” ujar Samad.
Menurutnya, turnamen tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding.
“Kita melihat permainan dari ade-ade untuk ke depannya lebih baik lagi dan ini bagian dari melatih mereka,” katanya.
Ia mengajak seluruh tim yang bertanding untuk menjaga sportivitas serta menciptakan suasana pertandingan yang aman dan kondusif.
“Mari kita junjung tinggi sportivitas dalam pertandingan ini,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Kegiatan FKM 2026, M. Afif Rumbouw, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia mengatakan, keterlibatan lebih dari 16 tim menjadi bagian penting dalam pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, di Kecamatan Kian Darat.
“Ini merupakan fase awal untuk bidang olahraga,” ungkapnya.
Menurut Afif, FKM 2026 tidak hanya mempertandingkan mini soccer. Sejumlah mata lomba lainnya juga disiapkan dalam rangkaian kegiatan tersebut, di antaranya bola voli dan Ludo King.
Khusus untuk mini soccer, panitia sekaligus melakukan pemantauan terhadap potensi-potensi pemain lokal yang dinilai memiliki kemampuan untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Mini soccer ini kita lihat pemain atau potensi pemain lokal yang kita bidik untuk persiapan turnamen Bupati Cup nantinya,” jelasnya.
Ia menilai kegiatan seperti FKM penting untuk memberikan ruang kepada generasi muda di wilayah pesisir agar dapat mengembangkan bakat dan kemampuan mereka melalui kegiatan olahraga.
Afif juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan turnamen tersebut sebagai pertandingan persaudaraan. Menurutnya, perbedaan dukungan maupun persaingan di lapangan tidak boleh menjadi alasan munculnya konflik antarpemain maupun pendukung.
“Untuk kemajuan sepak bola di negeri pesisir ini, jadi ini pertandingan persaudaraan. Maka harus menghindari berbagai konflik untuk menyukseskan kegiatan ini,” katanya.
Ia berharap seluruh tim dapat menunjukkan permainan terbaik dengan tetap mengedepankan fair play, menghormati keputusan wasit, serta menjaga hubungan baik antarpemain dan antarsuporter.
“Saya berharap semua bermain dengan sportivitas dan menjunjung tinggi fair play dalam pertandingan ini,” ujarnya.***CNI-01

