BULA, CakraNEWS.ID — Persaingan cabang olahraga bola voli putri pada Festival Kampung Merdeka (FKM) 2026 memasuki babak play-off menuju semifinal. Dua pertandingan tersaji di Lapangan Voli Ratu Ema, Desa Angar, Kecamatan Kian Darat, Selasa (8/9/2026).
Babak play-off berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama mempertemukan Ratu Ema Junior kontra Ratu Ema Senior, sedangkan sesi kedua mempertemukan PKM Kiandarat melawan Keraton Kian.
Pertandingan sesi pertama berlangsung sengit sejak awal. Ratu Ema Junior langsung mengambil inisiatif permainan dan unggul 6-2 atas Ratu Ema Senior. Permainan Ratu Ema Junior semakin berkembang melalui serangan smash dan pertahanan block yang solid. Keunggulan mereka melebar menjadi 12-6.
Kekompakan antarpemain serta sejumlah servis efektif membuat Ratu Ema Junior mampu mempertahankan momentum hingga menutup set pertama dengan kemenangan telak 25-13.
Memasuki set kedua, Ratu Ema Junior kembali mengawali permainan dengan baik dan unggul 5-1. Namun, Ratu Ema Senior perlahan bangkit dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 7-7.
Kedua tim kemudian terlibat jual beli serangan. Ratu Ema Senior tampil lebih konsisten dan berbalik unggul 13-11. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga akhir set. Ratu Ema Senior menyamakan kedudukan setelah memenangkan set kedua 25-20.
Pertandingan pun harus ditentukan melalui set ketiga. Ratu Ema Senior sempat mengawali set penentuan dengan keunggulan. Namun, Ratu Ema Junior mampu merespons dan menyamakan kedudukan 6-6.
Selepas time out, Ratu Ema Junior tampil lebih dominan. Variasi serangan yang dibangun melalui umpan setter membuat mereka mampu menjauh hingga 12-8.
Keunggulan tersebut terus dipertahankan Ratu Ema Junior sampai pertandingan berakhir. Mereka memastikan kemenangan pada set ketiga dengan skor 25-14. Dengan hasil tersebut, Ratu Ema Junior berhak melangkah ke babak semifinal FKM 2026.
PKM Kiandarat Sementara Unggul Dramatis atas Keraton Kian

Pada pertandingan sesi kedua, PKM Kiandarat menghadapi Keraton Kian dalam laga yang berlangsung ketat sejak awal. PKM Kiandarat sempat unggul 4-2. Keraton Kian kemudian merespons dengan permainan lebih percaya diri dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5.
Jual beli serangan terus terjadi. Kedua tim memperlihatkan pertahanan yang cukup solid sehingga perolehan angka berlangsung ketat. PKM Kiandarat sempat unggul 11-10 sebelum Keraton Kian kembali menyamakan kedudukan menjadi 11-11.
Keraton Kian kemudian berbalik unggul 15-14, tetapi PKM Kiandarat kembali menyamakan skor menjadi 15-15. Memasuki fase akhir set, persaingan semakin ketat. Kedudukan kembali imbang 19-19, kemudian kedua tim terus saling mengejar hingga mencapai 23-23.
Drama berlanjut ketika skor kembali sama kuat 24-24, sehingga pertandingan memasuki fase deuce. Kedua tim terus berjuang memperebutkan dua angka beruntun untuk mengamankan set pertama.
Dalam persaingan yang berlangsung ketat tersebut, PKM Kiandarat akhirnya mengamankan set pertama dengan skor 27-26.
Karena pertandingan berlangsung hingga malam hari, laga sesi kedua tidak dapat dilanjutkan. Pertandingan set kedua antara PKM Kiandarat dan Keraton Kian akan dilanjutkan pada Rabu (9/9/2026).
Hasil sementara tersebut membuat PKM Kiandarat berada dalam posisi menguntungkan, namun Keraton Kian masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan pada lanjutan pertandingan.
Pertandingan lanjutan dipastikan menjadi penentu langkah kedua tim dalam perebutan tiket menuju semifinal FKM 2026.***CNI-01/Baim AR

