Rohani Vanath Hadiri Pelantikan Raja Siri Sori Islam, Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Pelestarian Adat

Adventorial Berita Pilihan Lintas peristiwa News Pemerintahan

Ambon, CakraNEWS.ID — Ketua Umum DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku, Ny. Hj. Rohani Vanath menghadiri langsung prosesi Pelantikan Raja Negeri Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Kehadiran Rohani Vanath dalam momentum adat dan pemerintahan negeri tersebut menjadi simbol dukungan terhadap pelestarian budaya, adat istiadat, serta penguatan nilai persatuan masyarakat Maluku.

Rohani Vanath yang juga merupakan istri Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, tiba bersama rombongan dan disambut hangat oleh masyarakat Negeri Siri Sori Islam. Sambutan adat yang penuh kekeluargaan menambah khidmat suasana pelantikan yang berlangsung dengan nuansa budaya khas Maluku yang masih terjaga hingga kini.

Prosesi pelantikan Raja Negeri Siri Sori Islam berlangsung secara adat dan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur. Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Maluku.

Masyarakat Siri Sori Islam tampak antusias menyambut momentum bersejarah tersebut. Pelantikan raja dinilai sebagai bagian penting dari keberlanjutan sistem pemerintahan adat yang selama ini menjadi identitas masyarakat Maluku, khususnya di wilayah adat Negeri Siri Sori Islam.

Dalam kesempatan itu, Rohani Vanath atau yang akrab disapa Ani Vanath menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya prosesi pelantikan yang berjalan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.

Menurutnya, pelantikan raja bukan sekadar seremoni adat, melainkan simbol kuat eksistensi Maluku sebagai negeri para raja atau Upu Latu.

Ia menegaskan bahwa keberadaan raja sebagai pemimpin adat memiliki posisi strategis dalam menjaga harmoni sosial di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Selain itu, raja juga berperan penting dalam melestarikan budaya, menjaga nilai-nilai kearifan lokal, serta memperkuat tali persaudaraan antarmasyarakat.

“Pelantikan raja ini bukan hanya menjadi seremoni adat semata, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur yang selama ini hidup dan berkembang di tengah masyarakat Maluku,” ujar Ani Vanath.

Menurutnya, adat dan budaya merupakan warisan luhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Karena itu, lanjutnya Rohani Vantah dibutuhkan sinergi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat identitas budaya daerah.

Sosok tokoh perempuan asal Maluku ini juga mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk terus menjaga semangat hidup orang basudara yang selama ini menjadi filosofi kehidupan masyarakat Maluku.

“Kita sejatinya saling mendukung satu sama lain. Inilah orang hidup basudara. Maluku sebagai negeri adat tentunya harus terus menjaga nilai-nilai tersebut sebagai simbol persatuan,” katanya.

Lebih lanjut, Ani Vanath berharap pelantikan Raja Negeri Siri Sori Islam dapat menjadi awal yang baik bagi kemajuan negeri ke depan.

Dimatakanya, dengan hadirnya pemimpin adat yang baru, masyarakat diharapkan semakin solid dalam membangun negeri serta menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial.

“Dengan pelantikan raja ini menjadi semangat baru bagi Siri Sori Islam. Artinya mereka telah memiliki nahkoda baru untuk membawa kemajuan negeri,” tandasnya.**CNI-01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *